Jumat, 23 Mei 2008

TIPS MEMPERKENALKAN BLOG
Ada satu lagi outlet yang bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan dan mempromosikan blog kita: Google Blogs Alert. Info Google Blogs Alert yang disajikan berdasarkan key-word ini disiarkan Google kepada pelanggan Google News Alert. Pada awalnya Google hanya menyajikan News Alert, tapi sekarang sudah ditambah dengan Blogs Alert. Bagaimana caranya? Tidak perlu mendaftar atau menyetur URL blog: teruslah ngeblog — syukur-syukur bisa spesifik, dan berbahasa Inggris juga kayaknya — dan bersiaplah menunggu blog kita menjadi salah satu sumber layanan “breaking news” blog ala Google ini. Lumayan kan ikut dipromosiin Google?

Jumat, 16 Mei 2008

PROPOSAL PERIKLANAN
Indonesia adalah Negara yang terdiri dari beragam suku, agama, ras dan golongan. Walaupun berbeda-beda tetapi sebenarnya rakyat Indonesia adalah satu. Sayangnya, ada beberapa oknum yang sering mempermasalahkan perbedaan tersebut sehingga mengancam integrasi bangsa. Ada pula pihak yang sengaja ingin menghapuskan perbedaan tersebut dan menyeragamkan bangsa Indonesia. Padahal, perbedaan itu ada bukan untuk diperdebatkan, bukan untuk dihilangkan, tetapi untuk memperkaya diri kita sendiri. Maka, diperlukan sikap toleransi untuk menghadapi perbedaan dan keanekaragaman masyarakat Indonesia.TUJUANMengajak masyarakat untuk kembali mengingat nilai-nilai toleransi ditengah perbedaan dan keanekaragaman bangsa. Iklan ini juga memperlihatkan bahwa dengan toleransi, perdamaian dan persatuan dapat dicapai. Dengan demikian diharapkan masyarakat akan mempraktekkan toleransi dalam kehidupannya sehari-hari.SYNOPSISIklan ini menceritakan kenangan seseorang tentang kehidupan daerah asalnya yang damai. Di daerah itu, masyarakatnya terdiri dari berbagai suku, agama, dan golongan. Namun mereka dapat hidup rukun berdampingan karena saling bertoleransi. Contohnya orang Kristen yang membantu tetangganya yang muslim membangun musholla. Setelah selesai, dia pamit ke gereja dan tetangganya itu menitipkan salam untuk Romo di gereja. Ada pula pasangan etnis yang berbeda sedang mengirimkan undangan pernikahan mereka. Juga seorang anak dari keluarga berkecukupan yang bermain-main dengan anak dari keluarga miskin.Kemudian si tokoh utama melihat kenyataan yang terjadi sekarang di media massa : pembakaran tempat ibadah, konflik antar etnis dan golongan. Dia heran, mengapa semua itu bisa terjadi. Bukankah berbeda itu indah?
ETIKA DAN PROFESI HUMAS


Dalam bagan Lingkup Perluasan Fungsi Public Relation ( Wasesa, 2005;6Lingkup perluasan fungsi PR, sebenarnya media informasi merupakan “tujuan antara” PR. Karena yang menjadi tujuan akhir atau sasaran PR adalah stakeholder perusahaan, yang bisa berarti konsumen, karyawan, partner perusahaan, shareholder maupun masyarakat dilingkungan sekitar dimana perusahaan tersebut melakukan aktivitas bisnis seperti pada bagan dalam soal.Pertanggungjawaban PR terhadap manajemen sebenarnya bukan sebatas hasil (output) yang di dapat dari liputan media massa ataupun suksesnya penyelenggaraan even, tapi sekaligus bagaimana perubahan sikap dari target audience. Karena sebenarnya tujuan dari Public Relation adalah membangun persepsi public sehingga sesuai dengan kebijakan manajemen yang output and outcomes-nya harus dikonversi ke dalam bentuk rupiah.Perluasan peran dan fungsi public relations dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu: a. perluasan untuk kepentingan internal perusahaan. Peran ini menekankan bagaimana public relations juga bertanggungjawab untuk membentuk citra perusahaan di kalangan stakeholder internal. Selain membantu mengembangkan loyalitas, public relations juga bertanggungjawab mendukung manajemen dalam menciptakan kenyamanan bekerja di perusahaan. Baik saat perusahaan dalam keadaan baik maupun dalam perubahan manajemen.b. perluasan untuk kepentingan eksternal perusahaan. Peran ini menekankan bagaimana public relation harus mendukung kinerja manajemen dalam membangun relasi yang saling menguntungkan dengan stakeholder eksternal, baik pemegang saham, rekan kerja perusahaan ataupun konsumen.Perluasan untuk fungsi eksternal perusahaan adalah bagaimana seorang PR dapat mencitrakan perusahaa produknya secara elegan. Beberapa hal yang berkembang yaitu: Financial PR, Marketing PR, dan Trade PR.· Financial PRMunculnya kasus-kasus skandal keungan internasional yang membawa citra buruk bagi industri konsultan keungan mendorong profesi sektor keuangan untuk mulai memanfaatkan PR untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa yang mereka lakukan dapat dipertanggungjawabkan karena mempunyai dasar. Ikatan Akuntan Indonesia juga menyadari hal ini, di satu sisi mereka harus menjaga kerahasiaan klien, tetapi di sisi lain mereka juga harus memastikan bahwa informasi yang beredar adalah benar. Lembaga keuangan tetap memiliki kewajiban untuk menjunjung tinggi kerahasiaan perusahaan. Disinilah financial public relation berperan dalam membantu menerjemahkan data-data sehingga menjadi transparan tetapi tetap menjaga kerahasiaan pada poin-poin tertentu.· Marketing PRMarketing PR focus pada upaya membangkitkan minat pihak ketiga agar mau menceritakan tentang kebaikan merek. Dengan tujuan membangun loyalitas dan keinginan beli konsumen. Salah satu contoh adalah yang dilakukan Nestle merupakan bagaimana kerja PR dan pemasaran memiliki kaitan yang kuat. Nestle memadukan citra sapi dalam kreativitas melukis anak. Strategi ini cukup memikat banyak media dan stakeholders nestle. Pertama, karena nestle bias mengaitkan produk susunya dengan kesukaan anak melukis. Kedua, dengan memikat anak-anak, nestle dengan sendirinya akan mendapatkan atensi dari orang tua anak juga karena aktivitas anak hamper pasti melibatkan orang tua mereka.Ketertarikan media massa terhadap program tersebut juga mengulas hal yang sama mengenai program PR yang dilakukan nestle. Disinilah persinggungan antara PR dan pemasaran terjadi yang kuncinya terletak pada perkawinan antara public relations dan pemasaran memang terletak pada kreativitas terutama yang berkaitan dengan produk.Namun, belum semua perusahaan melakukan hal tersebut karena PR dianggap sekadar mengurusi citra korporasi dan tidak mengetahui tentang citra yang dibutuhkan oleh produk ataupum merek. Padahal secara mendasar terdapat perbedaan yang signifikan dalam pengembangan citra produk dan citra korporasi. Itu sebabnya seorang praktisi PR harus memahami konsep dasar pemasaran. Bukan hanya pemahaman teoritis melainkan keterlibatan langsung dengan aktivitas pemasaran itu sendiri.· Trade PRHal yang sama sebenarnya juga dilakukan oleh pemasaran. Dengan semakin meningkatnya persaingan untuk menempatkan informasi produk secara tepat di benak konsumen melalui jalur-jalu dimana konsumen tersebut melakukan aktivitasnya, maka strategi pemasaran mulai bergeser untuk memperhatikan aktivitas konsumen saat berada dijalur distribusi dimana merek tersebut dijual. Karena itulah berkembang strategi pemasaran yang baru yang disebut Trade Marketing, dimana strategi pemasaran dikembangkan dengan mengoptimalkan fungsinya disetiap jaringan distribusi produk.Secara spesifik Trade PR merupakan pengembangan konsep Marketing PR, hanya bidang geraknya lebih diarahkan untuk menunjang terjadinya pengambilan keputusan pada konsumen dijalur distribusi.Perbedaan Marketing PR dan Trade PRMarketing PRTrade PRMemberikan edukasi kepada konsumenMeluncurkan merek atau produkMembangun even merekMengembangkan pelayanan public kepada konsumenMembantu media melakukan tes produkMengajak media dan masyarakat untuk melihat proses pembuatan produkMengumumkan penggunaan teknologi baru yang di inginkan oleh produkMembangun hubungan baik dengan mereka yang terlibat dalam lini distribusiMembantu meyakinkan (calon) pembeli pada saat berada dijalur distribusiMelatih salesman dijalur distribusi dalam melakukan pendekatan dengan (calon) pembeliMenciptakan suasana kondusif untuk merasakan keunggulan produk dijalur distribusiMembuat program bagi pengunjung dan pembeli yang mampu menciptakan efek word of mouth secara kuatMenurut Bertens ada 3 pengertian etika, yaitu:· etika adalah nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan dalam kehidupan seseorang atau kelompok yang digunakan untuk mengatur tingkah lakunya.· Etika adalah kumpulan nilai moral yang dimiliki oleh suatu masyarakat yang diaplikasikan dalam bentuk kode etik.· Etika adalah nilai yang dianggap baik atau burukSedangkan hukum adalah suatu bentuk peraturan baik yang tertulis ataupun tidak tertulis yang mengikat masyarakat dan dibuat oleh pihak yang berwenang dalam suatu wilayah apabila dilanggar akan mendapatkan sanksi yang telah ditentukan dan berguna untuk menciptakan ketertiban dalam masyarakat.Perbedaan etika dan hukum yaitu terletak pada sifat, tujuan dan sanksinya. Kalau etika sifatnya baik atau buruk (nilai universal) dan moral, tujuannya mengatur perilaku dan berakhlak baik, tidak mempunyai sanksi atau hanya disebut dengan amoral. Sedangkan hukum bersifat hukum public dengan tujuan menjaga ketertiban dan keadilan umum, dan mempunyai sanksi berupa hokum perdata dan hukum pidana.Etika profesi adalah lebih kepada nilai, norma, kaidah, atau ukuran yang diterima dan ditaati oleh para karyawan atau pegawai berupa peraturan yang harus ditaati oleh semua karyawan dan harus dilaksanakan karena hal tersebut melekat pada status atau jabatannyadan lebih bersifat informative.Kode etik adalah aturan yang ditetapkan bersama dan ditaati bersama oleh seluruh anggota yang tergabung dalam suatu profesi atau etika juga bisa disebut pedoman atau kode etik juga dapat disebut dengan pedoman dalam berperilaku dalam rangka menjaga citra organisasi.Kode etik PR merupakan standar moral atau piagam moral yang memuat prinsip-prinsip dasar dan patokan kode perilaku (code of conduct) baik individual seagai penyandang profesi PR (PRO by profession) maupun dilihat dari fungsi atau peranan PR dalam suatu organisasi (PR by function). Artinya, 1. kode etik PR menjadi pedoman etis bagi pelaku (subjek) yang terlibat dalam menjalankan profesi kehumasanyang menjadi pilihan hidupnya.2. Ditunjukkan dalam proses pelaksanaan fungsi kehumasan, pengambilan keputusan, serta kebijakan yang memiliki kewajiban, tanggungjawab, dan kewenangan dalam struktur atau proses manajemen organisasi yang memiliki kualifikasi tertentu, teknis pekerjaan (job specification technic) dan jabaran kerja (job description) yang jelas, terbuka, professional, dan proporsional untuk bekerjasama dengan bagian terkait lainnya secara koordinatif.Tiga konsep penting dalam etika kehumasan· Citra adalah pengetahuan mengenai kita dan sikap terhadap kita yang mempunyai hal-hal dalam kepentingan yang saling berbeda· Penampilan merupakan pengetahuan mengenai suatu sikap terhadap yang kita inginkan untuk dimiliki kelompok kepentingan kita yang beragam· Etika merupakan cabang dari ilmu filsafat, merupakan filsafat moral atau pemikiran filosifis tentang moralitas, biasanya selalu berkaitan dengan nilai-nilai kebenaran dan kebaikan.3. Unsur yang paling kuat membentuk hubungan pengusaha adalah keberadaan public. Jika ditarik hubungan antara pengusaha, pemerintah, dan dewan perwakilan rakyat. Unsur kepentingan masing-masing pihak tersebut akan tampak jika terdapat kepentingan public disana. Karena memang keberadaan dewan perwakilan rakyat dan pemerintah muncul karena adanya kepentingan public. Sehingga dibutuhkan seorang public relation untuk menjembatani hubungan tersebut. Walaupun ada yang mengatakan bahwa semua orang dapat menjadi PR namun tidak semua orang dapat melakukan pekerjaan PR.Mengapa disini DPR melakukan fungsi humas yaitu karena DPR memiliki posisi yang lebih dekat dengan public. Kemudian baik DPR ataupun PPP menggunakan fungsi PR sebagai method of communication yang dalam hal ini mereka merasa perlu memberikan komentar terhadap kasus yang menimpa anggotanya tersebut. Dan mengkomunikasikan kasus dugaan tersebut melalui media kepada public. Walaupun hal tersebut merupakan pelanggaran terhadap kode etik PR.

MEDIA HUMAS BBM Naik, Keuntungan Chevron BerlipatPEKANBARU

Perusahaan minyak Chevron (CPI) boleh saja tersenyum karena menurut Pengamat Perminyakan Nasional Kurtubi mengatakan harga minyak dunia berpotensi menyentuh dari harga 200 dolar AS per barel. Hal ini disebabkan permintaan minyak kian tinggi sementara pasokan minyak terus menurun.Menurutnya kenaikan harga minyak yang luar biasa akan mendatangkan keuntungan besar bagi perusahaan minyak di Riau seperti Chevron (CPI). Kelipatan keuntungannya sangat besar, tergantung sampai mana kenaikan harga minyak.Disisi lain,bila gejolak minyak terus merangkak ke atas, Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dipastikan akan jebol dan terjadi krisis moneter. Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau, Mukti Sanjaya mengatakan , beban negara dalam membayar cost recovery seharusnya mampu dipangkas dengan besarnya keuntungan dari para Kontraktor Kontrak Kerja Sama ( KKKS).Sehingga anggaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memberikan tunjangan kepada masyarakat bawah yang memang sangat terpukul dengan kondisi ekonomi yang serba sulit saat ini.

SPESIALISASI KEHUMASAN

Baru-baru ini dalam tayangan berita di televisi ditayangkan pegawai negeri sipil di suatu daerah terkena razia oleh Satpol PP karena saat jam kerja kedapatan berada di luar lingkungan kerja seperti di pusat perbelanjaan, kedai kopi, dan tempat lain.Kemukakan pendapat anda dengan fenomena tersebut dan kaitkan dengan produktivitas dan kinerja dari pegawai negeri sipil! Min.2 alineaJawab :Menurut pendapat saya fenomena tersebut tentu saja sangat merusak citra dari Pegawai Negeri Sipil (PNS). Karena menurut saya tidak semua PNS berperilaku demikian. Tetapi karena kelakuan sebagian PNS yang bolos saat jam kerja ke tempat-tempat di luar lingkungan kerja maka secara otomatis hal tersebut telah mencoreng nama baik dari aparatur pemerintah.Jika dilihat dari produktivitas dan kinerja dari PNS tentu saja juga sangat berpengaruh. PNS yang dinilai mempunyai kinerja baik pasti juga akan terkena dampak yaitu dinilai buruk oleh masyarakat. PNS yang seharusnya mengabdikan dirinya kepada pemerintah malah mencoreng nama baik pemerintah itu sendiri. Seharusnya tanpa teguran sama sekalipun PNS itu harus sadar karena mereka telah disumpah untuk menjalankan tugas mereka dengan sebaik-baiknya. Padahal gaji PNS sudah sangat mencukupi, mereka juga sering mendapatkan tunjangan-tunjangan dari pemerintah. Tetapi hal tersebut tidak diimbangi dengan kinerja yang memuaskan.Secara produktivitas tentu saja hasil kinerja dari PNS tidak akan maksimal dan banyak pekerjaan yang terlantar karena mereka tidak serius dalam menjalankan tugas mereka. PNS lebih banyak bermain-main dalam mengerjakan tugas dan cenderung meremehkan pemerintah karena mereka tidak bisa dipecat secara sembarangan. Pemerintah hendaknya bersikap tegas dalam menyikapi fenomena ini. Karena masalah ini cukup serius, menyangkut nama baik pemerintah dan PNS itu sendiri.Untuk memperbaiki citra dan reputasi dari aparat pemerintah tersebut apa langkah kongkrit yang dilakukan oleh humas pemerintah untuk meminimalisir citra negatif yang sudah lekat dari aparat pemerintah tersebut!Jawab :Menurut saya langkah kongkrit yang dilakukan oleh humas pemerintah untuk meminimalisir citra negatif yang sudah lekat dari aparat pemerintah tersebut yaitu membuat sebuah program kehumasan yang tujuannya memperbaiki citra dari pemerintah dan PNS di mata masyarakat. Sasaran dari program ini adalah aparat pemerintah yang dalam hal ini adalah PNS.Humas pemerintah sebaiknya membuat program kehumasan yaitu memberikan teguran kepada PNS yang kedapatan berada di luar lingkungan kerja pada saat jam kerja. Jika teguran telah diberikan sebanyak 3 kali dan tidak ada perubahan maka tahap selanjutnya adalah dengan memberikan sanksi berupa potongan gaji mereka. Jika ini juga tidak membuat para PNS yang bolos saat jam kerja merasa jera maka golongan mereka akan diturunkan dan jika 3 tahap di atas juga tidak berhasil maka tahap terakhir yaitu PNS yang kedapatan berada di luar lingkungan kerja pada saat jam kerja yaitu memecat mereka secara tidak hormat.Jangka waktu pelaksanaan program humas ini adalah 1 bulan sejak diterapkan dalam lingkungan pemerintah dan diharapkan akan mendapatkan respons positif dari segenap PNS dan dijalankan sebagaimana mestinya. Kemudian dilakukan evaluasi guna mengetahui sejauh mana program tersebut berjalan sebagaimana mestinya dan melihat bagaimana tanggapan serta opini public dari masyarakat tentang PNS setelah program tersebut diterapkan.
KOMPUTER PERKANTORAN

Kota besar dengan kemacetannya membuat urusan sepele seperti membayar telepon atau mengirim uang melalui bank menjadi beban. Selain macet, mencari areal parkir pun bisa bikin senewen. Memang ada anjungan tunai mandiri (ATM) yang lebih praktis. Akan tetapi, tak jarang pula antrian di depan ATM juga panjang. Melihat hal itu, beberapa bank mencoba memberi layanan yang memudahkan nasabah bertransaksi. Mengandalkan teknologi telekomunikasi, mereka menciptakan layanan phone dan internet banking.Setiap perusahaan mempunyai keinginan untuk dapat memberikan pelayanan terbaiknya kepada konsumen, disinilah awal dimana bisnis akan berjalan baik dan berkembang besar. Diantaranya adalah Bank sebagai sebuah perusahaan yang mempunyai tugas untuk dapat memberikan jasa pelayanan keuangan kepada masyarakat dan juga harus mampu memberikan service level (tingkat pelayanan) yang tinggi untuk menuju kepada kepuasan pelanggan yang positifDunia perbankan yang dikembangkan lebih lanjut dengan perkembangan ekonomi yang mulai banyak berbasis pada teknologi informasi. Tentunya di luar hal-hal yang sudah umum di dunia perbankan saat ini, seperti infrastruktur ATM bersama dll. Secara umum akan ada dua (2) hal besar di dunia perbankan yang dapat terasa manfaatnya.Teknologi Informasi (TI) merupakan jawaban bagi Bank yang ingin mempunyai akselerasi tinggi terhadap proses bisnisnya yang berorientasi kepada kepuasaan pelanggan yang positif. Hal ini di mungkinkan karena Teknologi Informasi mampu memberikan berbagai informasi yang berkenaan dengan pelanggan maupun pelayanan-pelayanan lain dengan cepat dan akurat. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan dan juga peningkatan pelayanan kepada konsumen.Hal yang paling kritis dalam aplikasi keuangan / perbankan terutama adalah masalah security. Kegagalan sisi keamanan jaringan akan dapat menyebabkan kerugian yang tidak sedikit bagi industri perbankan. Secara umum arsitektur keamanan jaringan sebetulnya cukup kompleks. Untuk melihat tingkat kompleksitas teknologi keamanan jaringan, dapat dilihat dengan seksama berbagai komponen keamanan jaringan pada gambar terlampir.Secara umum ada empat (4) aspek keamanan jaringan, yaitu:1.Penetrationtesting2.CertificateAuthority/PKI3.VulnerabilityTesting4.Managed Security ServicesMasing-masing aspek akan mencakup yang yang cukup kompleks, misalnya, aspek Penetration Testing meliputi Active Content Monitoring / Filtering, Intrusion Detection – Host Based, Firewall, Intrusion Detection – Network Based, Authorization, Air Gap Technology, Network Authentication, Security Appliances. Aspek Certificate Authority / Public Key Infrastructure meliputi hal Certificate Authority, File & Session Encryption, VPN & Cryptographic Communications, Secure Web Servers, Single Sign On, Web Application Security. Tentunya merupakan cabang ilmu tersendiri untuk menjamin sebuah infrastruktur yang sangat aman. Saran bagi pembaca yang ingin mendalami lebih lanjut, sangat di sarankan untuk membaca-baca http://www.sans.org dan http://rr.sans.org. Bagi pembaca yang ingin melihat bagaimana teknik-teknik hacking yang terbaru mungkin ada baiknya membaca http://packetstormsecurity.org. Mohon berhati-hati dalam mendalami ilmu keamanan jaringan jangan sampai terbakar sendiri.Sebagian besar dari teknologi keamanan jaringan sebetulnya tersedia secara terbuka (open source). Misalnya untuk certicicate authority / PKI saya biasanya menggunakan openSSL; Untuk secure web transaction biasanya digunakan standard secure HTTP (https); untuk membangun Virtual Private Network antar bank biasanya digunakan Free Secure Wide Area Network (FreeSWAN). Semua biasanya tersedia di berbagai distribusi Linux.Dengan menguasai teknik keamanan jaringan dan mampu membuat aman-nya jaringan maka bukan mustahil kita dapat lebih mengeffisienkan infrastruktur backoffice industri perbankan. Bukan mustahil kita dapat menggunakan infrastruktur yang berbasis Internet dan IntraNet sebagai backbone infrastruktur per bankan. Terutama untuk menjangkau bank-bank cabang atau bank bergerak di daerah urban, sub-urban bahkan daerah rural dan remote jika di inginkan.Yang akan menjadi lebih seru lagi adalah jika clearning antar Bank yang biasanya dilakukan melalui Bank Indonesia dapat dikembangkan secara online. Setahu saya hal ini sedang terjadi di Bank Indonesia. Yang tentunya akan menjadi tantangan yang lumayan membuat kepala pusing para pimpinan Bank yang biasanya mempunyai background non-teknik. Dengan semakin effisien-nya mekanisme clearning, maka jumlah transaksi akan dapat berlipat ganda dalam waktu yang jauh lebih singkat.Di sisi pelanggan / pengguna jasa Bank, perkembangan teknologi tidak kalah menarik. Secara umum ada dua (2) teknologi yang menjadi basis interaksi dunia perbankan dengan pelanggannya agar dapat dilakukan transaksi secara on-line dan transaksional, yaitu,Selular Telepon InternetSecara umum telepon selular menjadi lebih menarik karena jumlah pelanggan yang lebih dari 10 juta pelanggan, sedang Internet hanya sekitar 4 juta saja. Bahkan berdasarkan berita di http://www.cellular-news.com, menurut CSFB, Indonesia termasuk yang mempunyai potensi yang sangat besar, rangking ke dua di Asia Pacific bagi pertumbuhan pengguna selular dengan tambahan sekitar 2.14 pelanggan di akhir tahun 2002 yang lalu. Tentunya akan bertambah seru lagi dengan semakin banyaknya operator yang menggelar infrastruktur selular.Internet banking, melalui web dan e-mail, dapat menjadi fasilitas transaksi terutama untuk corporate customer karena pada hari ini cukup banyak kantor yang sudah on-line 24 jam ke Internet. Teknologi keamanan jaringan yang di jelaskan di atas juga telah cukup mapan, terutama jika digunakan enkripsi dengan panjang kunci 128 bit pada akses web bertumpu pada teknologi OpenSSL; 1024 bit pada transaksi e-mail bertumpu pada teknologi GnuPG di tambah teknologi One Time Password, seperti BCA-key di BCA, cukup handal untuk menjamin keamanan transaksi. Seperti hal-nya corporate banking lainnya sangat di untungkan karena transaksi yang diproses tidak banyak tapi mengalirkan uang dengan berjumlah sangat besar. Transaksi jenis ini justrun yang paling menguntungkan untuk dunia perbankan karena termasuk kategori transaksi Business To Business (B2B).Berbeda dengan InterNet Banking, pada end-user atau customer biasa, aplikasi yang jelas-jelas akan menjangkau banyak massa adalah Short Message Services (SMS) yang jelas akan menjangkau banyak sekali pelanggan. Salah satu keuntungan dengan adanya teknologi selular bagi dunia pelanggan adalah sistem authentikasi yang sudah built-in dalam infrastruktur telepon selular. Authentikasi akan sangat memudahkan bagi dunia perbankan untuk melakukan mapping antara pelanggan / client antara dunia perbankan dengan dunia selular melalui nomor telepon dan nomor account.Ada cukup banyak forum open standar untuk transaksi SMS, MMS, WAP yang menstandarisasi teknologi messaging antar pengguna selular telepon, diantaranya adalah http://www.openmobilealliance.org, http://www.smsforum.net dan http://www.nowsms.com. Bagi mereka yang ingin membuat sendiri gateway WAP dan SMS menggunakan solusi open source yang terbuka dapat berexperimen dan mencobanya dari http://www.kannel.org.Adanya Internet Banking dan Mobile Banking akan menjadi lebih semarak lagi, jika saja ada kerjasama yang cukup erat antara dunia perbankan, operator selular, operator Internet dengan berbagai service provider, software house untuk mengembangkan aplikasi yang lebih terintegrasi dari berbagai layanan. Contoh sederhana, memberikan informasi perbankan, apakah itu kurs valuta asing, bunga bank, proses peminjaman uang, bunga deposit dll melalui SMS, e-mail, Web.Pada tingkat yang lebih kompleks mendukung transaksi pembelian barang, penjualan barang dengan transaksi keuangan melalui SMS, tidak hanya tergantung pada mekanisme kartu debet atau kartu kredit yang biasa. Barangkali ini merupakan perkembangan menuju mobile commerce. Tentunya dibutuhkan service provider atau software house yang mampu membangun payment gateway terutama melalui SMS antara bank, penjual dan pembeli. Terutama karena mobile commerce termasuk kategori transaksi business to customer (B2C).
PENERAPAN TEKNOLOGI E-BANKING PADA BANK BCA
Perkembangan perekonomian global saat ini semakin terlihat kelemahannya. Terlebih lagi terkait masalah kondisi resesi amerika serikat yang diawali oleh adanya kasus kredit macet yang kita kenal dengan subramemortage. Kasus ini membawa dampak besar terhadap Negara-negara lain, termasuk Indonesia. Efek jangka pendek adalah melemahnya nilai tukar rupiah. Secara makro,hal ini salah satunya terkait dengan berkurangnya jumlah ekspor ke Negara tersebut. Dengan berkurangnya jumlah ekspor, diikuti dengan pasokan impor kita yang bertambah memperparah kondisi saat ini.Dari fakta diatas,terlihat bahwa Negara ini masih sangat tergantung dengan Negara lain dalam perekonomian. Sehingga dibutuhkanlah kemandirian secara perekonomian untuk membangun Negara ini. Hal ini dapat diawali dengan meningkatkan perkembangan mikro ekonomi terkait masalah pergerakan di sektor riil. Dengan bergulirnya perekonomian di sector riil maka arus perekonomian dapat tetap berjalan. Fakta saat ini adalah, orang cenderung bermain di sektor moneter terlihat dari perbandingan perkembangan antara sektor moneter dan sektor riil yang memiliki perbedaan cukup signifikan. Dimana perkembangan sektor moneter jauh diatas sektor riil. Hal ini diperparah dengan adanya spekulasi-spekulasi yang terjadi di sektor moneter.Sehingga terlihat adanya dikotomi sektor menjadi dual sektor dimana sektor utama yaitu sektor riil menjadi terhambat. Sehingga arus peredaran uangpun di sektor riil menjadi terhambat. Hubungannya adalah supply uang yang ada di sektor riil berpindah pada sektor moneter dimana pelaku perekonomiannya hanya orang-orang yang memiliki kemampuan menengah keatas. Sehingga hal ini dapat mematikan para pelaku ekonomi dari kalangan menengah ke bawah.Dikotomi sektor tersebut terbentuk akibat adanya sistem yang sudah melekat kuat pada berbagai Negara di dunia. Sistem yang dimaksud adalah sistem riba. Sistem ini juga merupakan salah satu cara yang digunakan negara kita untuk menangani inflasi. Padahal jika diperhatikan dengan seksama, Dalam jangka pendek, peran bunga yang ada seperti penaikan suku bunga justru akan menarik uang dari peredaran (supply uang berkurang) karena orang cenderung menyimpan uangnya pada lembaga yang menyediakan return yang besar. Dengan adanya hal ini maka aktivitas disektor riilpun menjadi berkurang. Hal ini menurunkan tingkat aggregat supply barang.Dalam jangka penjang, dengan berkurangnya supply barang maka menyebabkan kondisi pasar menjadi kurang stabil. Hal ini diakibatkan oleh meningkatnya demand akan barang yang berlebihan. Sehingga hal ini justru menyebabkan inflasi. Selain itu, investasipun juga akan berkurang karena terkait dengan alasan pertama yaitu orang cenderung menyimpan uangnya untuk mendapatkan return yang besar dibandingkan dengan berinvestasi. Hal ini menjelaskan ketika ada suku bunga yang besar dipasar maka aliran investasi yang memiliki persentase dibawah nilai suku bunga akan mati.Peran pemerintah disini sangat besar terutama dalam penentuan masalah kebijakan dan sistem regulasi. Sehingga pemerintah diharapkan secara perlahan meninggalkan sistem bunga yang memiliki dampak negatif.Islampun telah mengajari hal ini. Dan kita juga dapat melihat hebatnya sistem perekonomian Islam dimana Sistem ini telah ada beberapa abad yang lalu, tetapi jika diterapkan pada kondisi saat ini dapat memperbaiki kondisi perekonomian Negara ini. Sistem perekonomian Islam ini bukan hanya membawa kebaikan kepada para pemeluk agama Islam saja, tetapi juga agama diluar Islam.Strategi lain yang dapat dilakukan adalah memperbaiki sistem regulasi yang dapat membantu mengembangkan perekonomian syariah di nagara ini. Misalnya saja, memperbanyak office chanelling pada dunia perbankan Indonesia sehingga fasilitas untuk menabung secara prinsip syariah menjadi lebih banyak. Atau bias juga mendirikan UUS (Unit Usaha Syariah). Prinsip syariah menjamin bebasnya sistem riba dalam kegiatan perekonomiannya selaku peran bank itu sendiri sebagai ­pooling of fund. Dan system yang digunakannyapun adalah sistem bagi hasil dimana sistem ini menjaga kesejahteraan antar pihak yang melakukan transasaksi. Hal ini terlihat ketika pihak peminjam mengalami kerugian dalam menjalankan usahanya maka resiko yang diterima akan ditanggung secara bersama (sharing of risk). Berbeda dengan sistem kapitalisme yang ada dimana ketika peminjam mengalami kerugian dan tidak mampu mengembalikan modal pada waktu jatuh tempo maka beban biaya yang dibebankan kepada peminjam akan senantiasa bertambah seiring dengan berjalannya waktu. Hal ini terlihat dari kurva di bawah ini:Upaya yang tidak kalah pentingnya lagi adalah menjaga aliran uang di masyarakat sehingga orang yang tergolong ekonomi lemah dapat ikut terbantu untuk mengakses kebutuhan hidupnya. Strategi yang dipat dilakukan adalah mengatur penerapan pajak yang ada dimasyarakat. Dengan penerapan pajak yang sesuai maka hal ini dapat mengatur tingkat supply barang yang beredar di masyarakat. Misalnya dengan menaikan pajak maka supply barang akan tertekan namun dalam waktu dekat pemerintah akan melakukan government spending seperti kebijakan investasi. Harapannya adalah demand akan barang menjadi bertambah. Hal ini terkait dengan para pelaku produksi. Selain itu, pemerintah juga mesti memperbaiki sistem penerapan zakat dan pengawasan terhadap sistem zakat perlu lebih dioptimalkan lagi. Hal ini dapat dilakukan dengan cara, pemerintah memperbanyak badan pengawasan zakat.Diharapkan dengan penerapan instrument zakat yang optimal fungsi dari pajak itu sendiri sebagai funding to distribute dan effort to flowing dapat terjaga. Funding to distribute berfungsi untuk menyalurkan dana dari pihak yang mampu kepada pihak yang kurang mampu. Kegiatan ini memiliki fungsi sosial. Dengan adanya fungsi ini maka, demand di masyarakat akan bertambah karena kemampuan masyarakat pada golongan menengah ke bawah meningkat. Dengan bertambahnya demand maka akan merangsang produsen untuk memproduksi barang lebih banyak. Sedangkan effort to flowing berfungsi sebagai kontrol. Fungsi ini juga dapat berfungsi untuk mengendalikan laju inflasi. Misalnya ketika tingkat inflasi bertambah kemudian pemerintah menaikan zakat maka untuk menjaga agar masyarakat tidak terkena zakat begitu saja maka mereka akan segera menginvestasikan uang mereka pada usaha-usaha yang produktif. Sehingga hal ini meningkatkan tingkat investasi di sektor riil yang mengakibatkan aggregat supply barangpun bertambah. Dampaknya adalah menurunkan harga barang akibat dari inflasi. Selain itu fungsi lain dari penerapan zakat yang optimal adalah mempersempit gap antara masyarakat golongan menengah keatas dengan golongan menengah kebawah.Pemerintah juga perlu mempermudah birokrasi yang ada di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk menarik investor asing agar menanamkan modalnya di Indonesia. Fakta yang membuat bahwa investor akan tertarik menanamkan modalnya di Indonesia adalah kondusifnya iklim bisnis di Indonesia. Hal ini ditunjang dengan peranan pasar di Indonesia yang berkembang pesat. Dengan berkembanganya pasar di Indonesia maka akan membuat pasar tersebut menjadi pasar persaingan sempurna atau biasa disebut dengan perfect market competitive. Dampak dari adanya penanaman modal oleh investor adalah bertambahnya cadangan devisa Negara.Dengan pemerintah melakukan upaya-upaya tersebut diharapkan keseimbangan ekonomi dalam negeri dapat terjaga. Terutama keseimbangan pada sektor riil yang diharapkan menjadi sektor utama dalam perekonomian dengan memanfaatkan sektor moneter sebagai sarana pendukungnya.Dunia perbankan memegang peranan yang penting dalam perekonomian Negara ini. Hal ini terkait dengan fungsi yang dimiliki oleh bank itu sendiri sebagai lembaga intermediasi. Dimana bank menyimpan DPK (Dana Pihak Ketiga), yang hasilnya akan kebali diputar untuk menggerakan perekonomian. Kondisi yang bermasalah adalah ketika bank cenderung mengeluarkan uang dari sistem yang ada. Hal ini mengakibatkan supply uang yang beredar di masyarakat menjadi berkurang sehingga mengakibatkan hambatan pada aktivitas perekonomian.Hal ini didukung oleh suku bunga SBI yang terkadang lebih tinggi daripada bunga deposito. SBI itu sendiri tujuan awalnya adalah untuk menjaga agar nilai rupiah tidak terlalu besar dan untuk menanggulangi inflasi. Kaitannya yaitu bank cenderung membeli SBI karena return yang akan didapat lebih besar daripada bank menginvestasikan uang yang ada. Selain itu, menyimpan dana di SBI tidak ada resiko, berbada halnya ketika menggulirkan dananya pada sektor riil yang cukup memiliki banyak resiko. Dapat dikatakan ketika BI menjual SBI dan bank membeli SBI maka sedang terjadi kontraksi dalam perekonomian. Jadi dapat dikatakan, pembiayaan justru dilakukan oleh tabungan Negara. Padahal harapannya adalah uang yang ada justru beredar di sektor riil.Hal lain yang menghambat perekonomian ini adalah ketika perbankan justru memberikan suku bunga kredit yang cukup besar kepada kalangan menengah kebawah. Dalam hal ini pada usaha mikro, kecil dan menengah. Hal ini terlihat dari data yang saya dapatkan yaitu, kredit untuk korporat sebesar 12% sedangkan untuk UKM sebesar 24% (InfoBank). Ini menunjukan kredit dengan nilai besar lebih mudah dan murah sedangkan kredit dalam jumlah kecil cenderung lebih susah dan mahal.Dalam era globalisasi dan pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin canggih membuat dunia perbankan berlomba-lomba untuk mengembangkan pelayanan yang dapat mereka lakukan. Salah satunya adalah dengan electronic banking (e-banking). Berdasarkan data yang saya ketahui, bank yang saat ini unggul dalam electronic banking adalah Bank Central Asia (BCA). Hal ini terlihat dengan banyaknya automatic teller machine (ATM) yang beredar di masyarakat kita. Dan bank ini juga bekerja sama dengan bank lain dan membentuk jaringan yang disebut dengan ATM prima.Perkembangan teknologi informasi, telekomunikasi, dan Internet menyebabkan mulai munculnya aplikasi bisnis yang berbasis Internet. Salah satu aplikasi yang mulai mendapat perhatian adalah Internet Banking atau sering juga disebut e-Banking. Beberapa statistik menunjukkan naiknya jumlah pelaku e-Banking di dunia. Di Indonesia sudah ada beberapa pelaku Internet Banking. Salah satu pelaku yang cukup dikenal di masyarakat adalah layanan "KlikBCA" dari BCA. Salah satu aspek yang sangat penting dalam layanan perbankan adalah aspek keamanan (security).Sayangnya masalah keamanan ini seringkali terabaikan (baik secara teknis dan non-teknis) sehingga terjadi beberapa masalah. Di Indonesia sudah ada beberapa berita mengenai orang yang merasa uangnya dicuri melalui transaksi Internet Banking. Adanya situs "plesetan" (typosquatter) kilkbca.com yang bukan milik BCA akan tetapi dibuat menyerupai klikbca.com juga menjadi fakta yang menodai Internet Banking di Indonesia. Jika masalah ini tidak diatasi, maka kepercayaan masyarakat akan amannya transaksi Internet Banking menjadi luntur dan menyebabkan layanan ini dihindari. Masalah keamanan merupakan salah satu topik yang cukup kompleks. Pembahasan pada tulisan ini tidak dapat secara menyeluruh dan hanya difokuskan kepada aplikasi Internet Banking.Dengan adanya e-banking ini maka nasabah juga akan diberi kemudahan untuk melakukan transaksi. Dan biaya yang dikenakan juga tidak terlalu mahal jika dibandingkan ketika kita harus melakukan transaksi pada bank terdekat. Selain itu, bagi bank itu sendiri, pengadaan fasilitas ini juga menguntungkan bagi mereka karena mengurangi biaya operasional.Kondisi yang sekarang terjadi adalah bank-bank berlomba untuk mencari inovasi baru dalam mengembangkan e-banking, namun pemanfaatannya sendiri oleh nasabah bisa dibilang masih sedikit. Hal ini dikarenakan nasabah masih kurang mengenal produk-produk yang ditawarkan oleh bank-bank tersebut.Saat ini bank ritel di Indonesia memiliki produk dan layanan:1.Tabungan2.Deposito3.Giro4.KartuDebit5.KartuKredit6.Perdagangan Bank Notes, Valas, dsb (Trade Finance)Internet BankingBank BCA Internet Banking adalah fasilitas layanan yang diberikan kepada nasabah Bank BCA untuk melakukan transaksi perbankan melalui jaringan Internet, kapan saja, dimana saja, yang mempermudah penggunanya dari cek saldo, mutasi rekening sampai transfer, pembayaran tagihan dan pembelian voucher prabayar.Gagasan penggunaan internet banking muncul saat maraknya penggunaan Internet. Salah satu tujuan dengan adanya internet banking ini, yaitu untuk mengurangi kepadatan yang terjadi di lobi bank akibat dari nasabah yang harus datang langsung ke bank dan melakukan transaksi. Disamping itu pula Internet banking ini memberikan berbagai macam kemudahan, serta kenyamanan bagi nasabahnya, serta memberikan tingkat efisiensi yang lebih baik daripada nasabah yang harus datang langsung ke bank.Layanan ini seolah-olah memindahkan cabang Bank BCA ke dalam sebuah computer atau laptop. Baik itu yang berhubungan dengan pengecekan saldo, pindah buku, transfer dana antar bank, pembayaran rekening listrik, rekening telpon, pengisian pulsa, sampai dengan asuransi. Hal ini tentu saja membuat nasabah bisa bertransaksi tanpa harus datang ke bank atau nasabah bisa melakukan transaksi dimana saja yang ada koneksi internet.Salah satu kelebihan layanan internet banking Bank a BCA dalah transfer ke luar negeri. Kelebihan yang ditawarkan oleh internet banking Bank BCA ini belum banyak yang dimanfaatkan oleh nasabah. Selama kurang lebih 3 tahun beroperasi, nasabah paling banyak nasabah mengakses untuk transaksi inquiry 50 %, dan 30 % transfer antar rekening, sedangkan sisanya untuk layanan lain.Mengenai risiko bertransaksi via Internet, sebenarnya, berbagai jenis layanan bank mengandung risiko. Yang paling penting, bagaimana cara meminimalkan risiko itu. Ini bukan berarti Bank BCA tidak peduli dengan keamanan.Trend TransaksiJenis transaski sudah beragam baik menggunakan Kartu Debit, Kartu Kredit yang memanfaatkan jaringan ATM atau Debit Access Transaction umumnya di Cashier yang berlokasi di gerai, outlet tempat-tempat perbelanjaan.Sebagai gambaran BCA dengan 750 kantor online-nya, dilengkapi 2.100 ATM yang mempunyai fungsionalitas memadai, dapat menghandle dengan baik 8,2 juta nasabahnya.Dengan jumlah transaksi per hari 2,4 juta. Dari jumlah transksi tersebut rata-rata 821.000 transaski dilakukan melalui ATM, dengan kata lain tingkat pemakaian ATM-nya sebesar 3,9 kali. Sedangkan transaksi lainnya yang sudah lazim dilakukan meliputi:Mengecek saldoFasilitas Pembayaran: Pemindahbukuan dan Penarikan TunaiFasilitas untuk menerima Pembayaran (speed collect)Pembukaan dan pengecekan L/CLayanan On Line BankingSeperti ungkapan futurolog teknologi Nicholas Negroponte; bahwa dunia makin lama makin digital. Hal ini ditengarai oleh pesatnya perkembangan transaksi bisnis dan kegiatan non-bisnis yang makin beralih ke pemanfaatan komputer on-line.Dipicu oleh perkembangan Internet, makin meningkatnya kemampuan hardware dan software dengan kecepatan tinggi dan penyebaran komputer, makin menyadarkan nasabah bank akan berbagai kemudahan yang didapatkan dengan ketersediaan layanan On-line banking.Saat ini standar layanan ritel banking kelas dunia seperti Chase Manhattan Bank, Bank Of America (BOA) bagi nasabahnya bukan saja menyediakan transakasi real-time, namun banyak lagi produk layanan berbasis on-line seperti:Packet S/W (Windows) gratis dan tak terbatas sebagai antisipasi memenangkan persaingan teller-less.Packet software keuangan (Quicken, MoneyOne, BankNow)Packet Entreprise Resourches Planning (ERP software) yang tentunya sangat dibutuhkan dalam mengelola bisnisnya.Kesemua software bantuan tadi dapat diakses, berkat tersedianya portal khusus yang dimiliki oleh setiap Bank.Seorang pengguna internet Indonesia membuat beberapa situs yang mirip (persis sama) dengan situs klikbca.com, yang digunakan oleh BCA untuk memberikan layanan Internet banking. Situs yang dia buat menggunakan nama domain yang mirip dengan klikbca.com, yaitu kilkbca.com (perhatikan tulisan "kilk" yang sengaja salah ketik), wwwklikbca.com (tanpa titik antara kata "www"), clickbca.com, dan klickbca.com. Sang user mengaku bahwa dia mendapat memperoleh PIN dari beberapa nasabah BCA yang salah mengetikkan nama situs layanan Internet banking tersebut.Di sisi bank, dipasang pengaman standar transaksi online. Ada dua firewall dan secure socket layer 128-bit encryption. Teknologi ini bisa mengacak password yang dikirim dengan peluang tertebak nomornya persis seperdua pangkat 128 (1/8,5x1037). Tak cukup di situ, setiap habis transaksi, nasabah akan mendapat email berupa "notice" angka kode trtentu.Persoalan justru di pihak nasabah. Transaksi yang aman harus dilakukan di komputer sendiri yang tidak sembarangan orang memakainya. Jika dilakukan di tempat umum, warnet misalnya, mengandung risiko. Soalnya, transaksi seperti ini meninggalkan jejak yang bisa ditelusuri oleh orang yang ahli. Selain itu, nasabah perlu melakukan pengamanan sendiri dengan memperlakukan data-data sebagai barang amat pribadi.Ketersediaan Teknologi dan DampaknyaPerkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika mengarah ke konvergensi dan dipicu oleh ketatnya kompetisi, melahirkan berbagai inovasi dan lompatan teknologi Telematika.Paradigma diatas sangat mempengaruhi pola dan strategi bisnis, tidak terkecuali industri perbankan. Tuntutan keragaman, kemudahan, kecepatan dan harga jasa yang sangat murah semakin cepat mengemuka.Bagi sektor perbankan yang sangat mengutamakan unsur kepercayaan dan efisiensi serta layanan berkualitas, perlu menata ulang bisnisnya dengan mencermati ketersediaan inovasi teknologi serta dampaknya bagi kelangsungan dan pertumbuhan bisnisnya.Berikut diuraikan teknologi dan dampaknya bagi perbankan :A. InternetMerupakan jaringan media informasi global untuk umum berkecepatan tinggi, yang menghubungkan setiap PC dengan PC lain melalui modem.Manajemen operasinya diatur melalui Penyedia Jasa Internet (ISP) yang terhubung dengan International Internet Gateway, sehingga setiap individu dengan PC yang dilengkapi modem dapat berkomunikasi, bertukar informasi atau hanya sebatas mencari informasi keseluruh belahan dunia.B. IntranetJaringan komunikasi intuk keperluan internal, yang mampu membuat sesama karyawan dapat bertukar informasi dan bertukar pengetahuan ataupun media penyampaian informasi kebijakan perusahaan pengganti majalah, bulletin di internal perusahaannya (private network).C. ExtranetJaringan komunikasi yang dibangun dari saru perusahaan ke perusahaan lainnya untuk saling bertukar informasi, bertransaski dari dan ke supllier, pelanggan dan pelaku bisnis lainnya.D. World Wide Web (www)Entitas yang paling cepat tumbuh dalam fasilitas Internet, yang menyediakan fasilitas dan kemudahan dalam membuka atau mengirim informasi melalui saluran/ links “hypertext”.Dengan entitas ini memudahkan setiap komputer yang terhubung ke Web secara cepat mendapat akses informasi umum dari setiap komputer lainnya di Internet, walaupun jumlah informasinya banyak atau dari tempat yang jauh.E. e- commerceMerupakan aplikasi perdagangan yang memanfaatkan fasilitas Internet, yang menjadikan setiap individu/ perusahaan dapat secara langsung tersambung secara digital ke perusahaan/individu lainnya untuk melakakukan transaksi bisnis.Pemanfaatannya saat ini dapat dikategorikan dalam:1. Business to Business2. Business to CustomersAgar keduabelah pihak dapat bertransaksi secara langsung, terlebih dahulu harus dibangun 2 sistem yang terintegrasi:1. Interactive order entry and processingMenjamin tersedianya fasilitas bertransaksi mulai, Informasi produk dan specifikasinya (e-marketplace), Pemesanan (Placing Order), Order Processing sampai pemenuhan Order (e-fulfillment)2. On-line paymentFasilitas internet yang memungkinkan pembayaran dilakukan secara on-line antara pembeli ke Bank atau Credit Card, setelah proses order terpenuhi persyaratannya (e-fulfillment).Fasilitas ini menggantikan proses dagang konvensional seperti : pesan lewat Fax, e-mail, pembayaran dengan L/C sampai monitoring kelengkapan dokumennya. Kemajuan dalam teknologi transfer dana elektronik tersebut rupanya tak hanya berdampak pada bisnis layanan keuangan Pos Indonesia tapi lebih jauh lagi juga berdampak pada bisnis surat. Perkembangan pesat teknologi tersebut rupanya telah memicu munculnya “paperless banking” yang menjadikan arus surat yang datang dari munculnya transaksi keuangan turun drastis, karena transaksi tersebut dapat sepenuhnya dilakukan secara elektronik. Disamping itu kini banyak bank menawarkan “pay by phone” service dalam pembayaran tagihan dengan menggunakan kartu kredit, yang praktis tidak lagi melibatkan korespondensi finansial dengan menggunakan surat. Akibat dari perkembangan ini gampang ditebak, bisnis pengiriman surat dari Pos Indonesia untuk kalangan perbankan ini dari waktu ke waktu semakin terpangkas.Informasi saat ini sudah menjadi sebuah komoditi yang sangat penting. Bahkan ada yang mengatakan bahwa kita sudah berada di sebuah "information-based society". Kemampuan untuk mengakses dan menyediakan informasi secara cepat dan akurat menjadi sangat esensial bagi suatu organisasi.Berdasarkan pengalaman-pengalaman yang telah terjadi, saya melihat beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh Bank BCA agar penerapan Sistem Informasi dalam hal ini e-banking bisa berjalan dengan baik, yaitu Bank BCA pertama-tama harus bisa mengedukasi nasabah baik itu lewat media promosi atau lewat seminar agar nasabah bisa mengerti apa sebenarnya yang dimaksud dengan phone banking dan internet banking, serta bagaimana cara penggunaannya.Hal lain yang juga harus diperhatikan yaitu menyangkut keamanan, saya melihat bahwa faktor keamanan merupakan salah satu faktor penting dari suatu sistem informasi. Sayang sekali masalah keamanan ini sering kali kurang mendapat perhatian dari para pemilik sistem informasi. Saya melihat salah satu penyebab masih kurangnya nasabah menggunakan e-banking, dalam hal ini internet banking yaitu masalah kepercayaan akan system keamanan. Jadi Bank BCA harus benar-benar bisa menjamin dan membuat suatu system pengamanan yang nantinya bisa meyakinkan konsumen bahwa transaksi via Internet yang mereka gunakan benar-benar aman.Untuk menciptakan suatu system yang benar-benar aman, biasanya sangat rumit, sehingga hal ini seringkali menyulitkan nasabah juga. Kadang nasabah justru menjadi bingung sendiri dengan system yang ada karena prosesnya yang terlalu ribet, padahal tujuan utama dari pembuatan system ini untuk memberikan kemudahan bagi nasabah.Sekarang ini banyak perusahaan yang mencoba melakukan penerapan komputerisasi ke Internet secara meloncat (dalam arti sekedar business presence tetapi tanpa persiapan yang benar-benar matang secara menyeluruh), harapannya agar supaya segera dapat mensejajarkan diri dengan perusahaan lain yang lebih dahulu melangkah ke system komputerisasi tersebut. Sering kali dilupakan bahwa justru faktor penentu adalah persiapan yang matang. penerapan yang terencana, mensinergikan segala potensi yang ada dan melakukan integrasi yang baik. Selain dari itu masalah prosedur, administrasi dan manusia juga kadang terabaikan dimana seharusnya dilakukan perubahan seiring system komputerisasi yang diterapkan.
SISTEM KOMUNIKASI DI PERKOTAAN

Secara etimologis atau menurut asal katanya, istilah komunikasi berasal dari bahasa Latin communication, dan perkataan ini bersumber pada kata communis yang artinya adalah sama, dalam arti kata sama makna, yaitu sama makna mengenai suatu hal. Jadi komunikasi berlangsung apabila antara orang-orang yang terlibat terdapat kesamaan makna mengenai suatu hal yang dikomunikasikan.Secara terminologis komunikasi berarti proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain. Secara paradigmatis komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan o;eh seseorang kepada orang lain untuk memberi tahu atau untuk mengubah sikap, pendapat atau prilaku, baik langsung secara lisan, maupun tak langsung melalui media.Komunikasi adalah suatu aspek kehidupan manusia yang paling mendasar, penting, dan kompleks. Kehidupan sehari-hari kita sangat dipengaruhi oleh komunikasi kita sendiri dengan orang lain, bahkan oleh pesan yang berasal dari orang yang kita tidak tahu (we can not not communication).Karena ke-kompleks-an komunikasi, maka Little John mengatakan, komunikasi adalah sesuatu yang sulit untuk didefinisikan. Sementara itu, menurut ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia, komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain, agar terjadi saling mempengaruhi di antara keduanya.Kota, menurut definisi universal, adalah sebuah area urban yang berbeda dari desa ataupun kampung berdasarkan ukurannya, kepadatan penduduk, kepentingan, atau status hukum.Dalam konteks administrasi pemerintahan di Indonesia, kota adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia setelah provinsi, yang dipimpin oleh seorang walikota. Selain kota, pembagian wilayah administratif setelah provinsi adalah kabupaten. Secara umum, baik kabupaten dan kota memiliki wewenang yang sama. Kabupaten bukanlah bawahan dari provinsi, karena itu bupati atau walikota tidak bertanggung jawab kepada gubernur. Kabupaten maupun kota merupakan daerah otonom yang diberi wewenang mengatur dan mengurus urusan pemerintahannya sendiri.Dalam makalah ini penulis akan membahas tentang komunikasi masyarakat perkotaan. Untuk terlebih dahulu kita harus mengetahui definisi dari masyarakat itu sendiri. Berikut ini beberapa definisi masyarakat yang dikemukakan oleh para sarjana :R. Linton : Seorang ahli antropologi mengemukakan, bahwa masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan telah bekerja sama, sehingga mereka ini dapat mengorganisasikan dirinya berpikir tentang dirinya dalam satu kesatuan social dengan batas-batas tertentu.M.J. Herskovits : Mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok individu yang diorgaisasikan dan mengikuti satu cara hidup tertentu.J.L. Gillin dan J.P. Gillin : Mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap dan perasaan persatuan yang sama. Masyarakat itu meliputi pengelompokan-pengelompokan yang lebih kecil.S.R. Steinmezt : seorang sosiolog bangsa Belanda mengatakan, bahwa masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar, yang meliputi pengelompokan-pengelompokan manusia yang lebih kecil, yang mempunyai perhubungan yang erat dan teratur.Hasan Shadily : mendifinisikan masyarakat adalah golongan besar atau kecil dari beberapa manusia, yang dengan atau sendirinya bertalian secara golongan dan mempunyai pengaruh kebatinan satu sama lain.Masyarakat harus mempunyai syarat-syarat sebagai berikut :Harus ada pengumpulan manusia, dan harus banyak, bukan pengumpulan binatang.Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama di suatu daerah tertentuAdanya aturan-aturan atau undang-undang yang mengatur mereka untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama.Masyarakat perkotaan sering disebut juga urban community. Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat-sifat kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan.Perhatian khusus masayarakat kota tidak terbatas pada aspek-aspek seperti pakaian, makanan dan perumahaan, tetapi mempunyai perhatian lebih luas lagi. Oaring-oarang kota sudah memandang penggunaan kebutuhan hidup, artinya tidak hanya sekadarnya atau apa adanya. Hal ini disebabkan oleh karena pandangan warga kota sekitarnya. Kalau menghidangkan makanan misalnya, yang diutamakan adalah bahwa makanan yang dihidangkan tersebut memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan social yang tinggi. Bila ada tamu misalnya, diusahakan dihidangkan makanan-makanan yang ada dalam kaleng. Pada orang-orang desa ada kesan, bahwa mereka masak makanan itu sendiri tanpa mempedulikan apakah tamu-tamunya suka atau tidak. Pada orang kota, makanan yang dihidangkan harus kelihatan mewah dan terhormat. Disini terlihat perbedaan penilaian. Oaring desa memandang makanan sebagai alat memenuhi kebutuhan biologis, sedabgkan pada orang kota, makanan sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan social. Demikian pula masalah pakaian, untuk orang kota memandang pakaianpun sebagai alat kebutuhan sosisl. Bahkan pakaian yang dipakai merupakan perwujudan dari kedudukan social si pemakai.Ada beberapa cirri yang menonjol pada masyarakat kota yaitu, yaitu :Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa. Kegiatan-kegiatan keagamaan hanya tampak di tempat-tempat peribadatan, seperti : di masjid, gereja. Sedangakan di luar itu, kehidupan masyarakat berada dalam lingkungan ekonomi, perdagangan. Cara kehidupan demikian mempunyai kecenderungan ke arah keduniawian, bila dibandingakan dengan kehidupan warga masyarakat desa yang cenderung ke arah keagamaan.orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang-orang lain. Yang terpenting sisini adalah manusia perorangan atau individu. Di kota-kota kehidupan keluarga sering sukar untuk disatukan, sebab perbedaan kepentingan, paham politik, perbedaan agama, dan sebagainya.Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata. Misalnya seorang pegawai negeri lebih banyak bergaul dengan rekan-rekannya dari pada tukang-tukang becak, tukang kelontong atau pedagang kaki lima lainnya. Seorang sarjana ekonomi akan lebih banyak bergaul dengan rekannya dengan latar belakang pendidikan dengan ilmu ekonomi dari pada dengan sarjana-sarjana ilmu politik, sejarah, atau yang lainnya. Begitu pula dalam lingkungan mahasiswa mereka lebih senang bergaul dengan sesamanya dari pada dengan mahasiswa yang lebih tinggi atau rendah tingkatannya.Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota dari pada warga desa. Pekerjaan para warga desa lebih bersifat seragam, terutama dalam bidang bertani. Oleh karena itu pada masyarakat desa tidak banyak dijumpai pembagian kerja berdasarkan keahlian. Lain halnya di kota, pembagian kerja sudah meluas, sudah ada macam-macam kegiatan industri, sehingga tidak hanya terbatas pada satu sector pekerjaan. Singkatnya, di kota banyak jenis-jenis pekerjaan yang dapat dikerjakan oleh warga-warga kota, mulai dari pekerjaan yang sederhana sampai pada yang bersifat teknologi.Jalan pikiran rasional yang pada umumnya dianut masyarakat perkotaan, menyebabkan bahwa interaksi-interaksi yang terjadi lebih didasarkan pada factor kepentingan dari pada factor pribadi.Jalan kehidupan yang cepat di kota-kota mengakibatkan pentingnya factor waktu bagi warga kota, sehingga pembagian waktu yang teliti sangat penting untuk dapat mengejar kebutuhan-kebutuhan seorang individu.Perubahan-perubahan social tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota-kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh-pengaruh dari luar. Hal ini sering menimbulkan pertentangan antara golongan muda. Olae karena itu golongan muda yang belum sepenuhnya terwujud kepribadiannya, lebih senang mengikuti pola-pola baru dalam kehidupannya.Ada beberapa ciri yang dapat dipergunakan sebagai petunjuk untuk membedakan antara desa dan kota. Cirri- cirri tersebut antara lain :Jumlah dan kepadatan pendudukLingkungan hidupMata pencarianCorak kehidupan socialStratifikasi socialMobilitas socialPola interaksi socialSolidaritas sosialKedudukan dalam hierarki system administrasi nasional.Kota merupakan pusat kegiatan sector ekonomi sekunder yang meliputi bidang industri, disamping sector ekonomi tersier yaitu bidang pelayanan jasa. Kegiatan di perkotaan adalah mengolah bahan-bahan mentah yang berasal dari desa menjadi bahan-bahan setengah jadi atau mengolahnya sehingga berwujud bahan jadi yang dapat segera di konsumsikan. Di kota tersedia berbagai macam barang yang jumlahnya melimpah. Bahkan tempat penjualannya pun beragam.Corak kehidupan social di kota sangat heterogen, karena di sana saling bertemu berbagai suku bangsa, agama, kelompok dan masing-masing memiliki kepentingan yang berlainan. Beraneka ragamnya corak kegiatan di bidang ekonomi berakibat bahwa system pelapisan social ( stratifikasi social ) di kota jauh lebih kompleks.Mobilitas social di kota jauh lebih besar daripada di desa. Di kota seseorang memiliki kesempatan lebih besar untuk mengalami mobilitas social, baik vertical yaitu perpindahan kedudukan yang lebih tinggi atau lebih rendah, maupun horizontal yaitu perpindahan ke pekerjaan lain yang setingkat.Untuk menunjang aktivitas warganyaserta untuk memberikan suasana aman, tenteram dan nyaman pada warganya, kota dihadapkan pada keharusan menyediakan berbagai fasilitas kehidupan dan keharusan untuk menghadapi berbagai masalah yang timbul sebagai akibat aktivitas warganya.dengan kata lain kota harus berkembang.Perkembangan kota merupakan manifestasi dari pola kehidupan social, ekonomi, kebudayaan dan politik. Kesemuanya ini akan di cerminkan dalam komponen-komponen yang membentuk struktur kota tersebut. Jumlah dan kualitas komponen suatu kota sangat ditentukan oleh tingkat perkembangan dan pertumbuhan kota tersebut. Secara umum dapat di kenal bahwa suatu lingkungan perkotaan, mengandung lima unsure yang meliputi :1. WismaUnsur ini merupakan bagian ruang kota yang di pergunakan untuk tempat berlindung terhadap alam sekelilingnya, serta untuk melangsungkan kegiatan-kegiatan social dan dalam keluarga. Unsure wisma ini mengharapkan :· Dapat mengembangkan daerah perumahan penduduk yang sesuai pertambahan kebutuhan penduduk untuk masa mendatang· Memperbaiki keadaan lingkungan perumahan yang telah ada agar dapat mencapai standar mutu kehidupan yang layak, dan memberikan nilai-nilai lingkungan yang aman dan menyenangkan.2. KaryaUnsur ini merupakan syarat yang utama bagi eksistensi suatu kota, karena unsure ini merupakan jaminan bagi kehidupan bermasyarakat. Penyediaan lapangan kerja bagi suatu kota dapat dilakukan dengan cara menyediakan ruang misalnya bagi kegiatan perindustrian, perdagangn, pelabuhan, terminal, serta kegiatan-kegiatn kerja lainnya.3. MargaUnsure ini merupakan ruang perkotaan yang berfungsi untuk menyelenggarakan hubungan antara suatu tempat dengan tempat lainnya di dalam kota ( hubungan internal ), serta hubungan antara kota itu dengan kota atau daerah lainnya ( hubungan eksternal ). Di dalam unsure ini termasuk :· Usaha pengemabangan jaringan jalan dan fasilitas-fasilitasnya ( terminal, parker, dan lain-lain ) yang memungkinkan memberikan pelayanan seefisiean mungkin.· Pengemabangan jaringan telekomunikasi sebagai suatu bagian dari system transportasi dan komunikasi kota secara keseluruhan.4. SukaUnsure ini merupakan bagian dari perkantoran untuk memenuhi kebutuhan penduduk akan fasilitas-fasilitas hiburan, rekreasi, pertamanan, kebudayaan, dan kesenian.5. PenyempurnaanUnsure ini merupakan bagian yang penting bagi suatu kota tetapi belum secara tepat tercakup ke dalam keempat unsure di atas, termasuk fasilitas keagamaa, perkuburan kota, fasilitas pendidikan dan kesehatan, jaringan utilitas umum.Kelima unsure pokok ini merupakan pola pokok dari komponen-komponen perkotaan yang kuantitas dan kualitasnya kemudian dirinci di dalam perencanaan suatu kota tertentu sesuai dengn tuntutan kebutuhan yang spesifik untuk kota tersebut pada saat sekarang dan masa yang masa yang akan datangPemecahan masalah-masalah tersebut atau pencapaian persyaratan di atas, hendaknya di tuangkan da;lam suatu kebijaksanaan dasar yang di kaitkan dengan pengembangan wilayah dan interksi kota dan sekitarnya secara berimbang dan harmonis. Untuk itu semua, maka fungsi dan tugas aparatur Pemerintah Kota harus ditingkatkan :aparatur kota harus dapat menangani berbagai masalah yang timbul di kota. Untuk itu, maka pengetahuan tentang administrasi kota dan perencanaan kota harus dimilikinya.kelancaran dalam pelaksanaan pembangunan dan pengaturan tata kota harus di kerjakan dengan cepat dan tepat, agar tidak di susul dengan masalah lainnya.masalah keamanan kota harus dapat di tangani dengan baik sebab kalau tidak, aka kegelisahan penduduk akan menimbulkan masalah baru.dalam rangka pemekaran kota, harus di tingkatkan kerjasama yang baik antara para pemimpin di kota dengan para pimpinan di tingkat kabupaten, tapi uga bermanfaat bagi wilayah kabupaten di sekitarnya.Oleh karena itu maka kebijaksanaan perencanaan dalam mengembangkan kota harus dapat di lihat dalan kerangka pendekatan yang luas yaitu pendekatan regional. Rumusan pengembangan kota seperti itu tergambar dalam pendekatan penanganan masalah kota sebagai berikut :Menekan angka kelahiranmengalihkan pusat pembangunan pabrik ( industri ) pinggiran kotamembendung organisasimendirikan kota satelit dimana pembukaan usaha relative rendahmeningkatkan fungsi dan peranan kota-kota kecil atau desa-desa yang telah ada disekitar kota besartransmigrasi bagi keluarga yang miskin dan tidak mempunyai pekerjaan.Hubungan komunikasi masyarakat perkotaan lebih banyak menggunakan komunikasi massa karena masyarakat perkotaan mempunyai sifat individualisme yang tinggi. Artinya, masyarakat lebih mementingkan kepentingan pribadi dari pada kepentingan bersama dan masyarakat perkotaan cenderung sibuk jadi mereka kurang sosialisasi dengan orang lain.Proses komunikasi massa yang terjadi di perkotaan biasanya melalui media massa seperti surat kabar, radio dan televisi. Bahkan sejalan dengan perkembangan tingkat pendidikan, pengetahuan dan teknologi komunikasi penduduk perkotaan, masyarakat perkotaan sudah nulai menggunakan teknologi telepon genggam atau yang lebih dikenal dengan hand phone. Teknologi ini bisa membuat jarak yang jauh menjadi sangat dekat.Bahkan ada teknologi yang lebih canggih lagi dari teknologi hand phone yaitu internetDengan demikian proses komunikasi secara lisan akan cepat berubah apabila embaharuan cepat diterima oleh masyarakat perkotaan.Pada saat ini ada beberapa media yang sangat berpotensi dalam penyebaran informasi di perkotaan :1. Media cetak (surat kabar dan majalah)yaitu suatu media yang statis dan mengutamakan pesan-pesan visual yang terdiri dari lembaran dengan sejumlah kata, gambar, atau foto dalam tata warna dan halaman putih.2. TelevisiYaitu media elektronik yang bersifat audio dan visual.3. RadioYaitu media elektronik yang hanya bersifat audio saja4. InternetMerupakan jaringan media informasi global untuk umum berkecepatan tinggi, yang menghubungkan setiap PC dengan PC lain melalui modem.Manajemen operasinya diatur melalui Penyedia Jasa Internet (ISP) yang terhubung dengan International Internet Gateway, sehingga setiap individu dengan PC yang dilengkapi modem dapat berkomunikasi, bertukar informasi atau hanya sebatas mencari informasi keseluruh belahan dunia.Kota secara internal pada hakikatnya merupakan suatu organisme, yakni kesatuan integral dari tiga komponen, meliputi penduduk, kegiatan usaha dan wadah ruang fisiknya. Ketiganya saling berkait, pengaruh-mempengaruhi, oleh karenanya suatu pengembangan yang tidak seimbang antara ketiganya, akan menimbulkan kondisi kota yang tidak positif, antara lain semakin menurunnya kualitas hidup masyarakat kota. Dengan kata lain, suatu perkembangan kota harus mengarah pada penyesuaian lingkungan fisik ruang kota dengan perkembangan social dan kegiatan usaha masyarakat kota.Di pihak lain, kota juga mempunyai peran atau fungsi eksternal, yakni seberapa jauh fungsi dan peran kota tersebut dalam kerangka wilayah dan daerah-daerah yang dilingkupi dan melingkupinya, baik dalam skala regional maupun nasional. Dengan pengertian ini maka diharapkan bahwa suatu pengembangan kota tidak mengarah pada satu organ tersendiri yang terpisah dengan daerah sekitarnya, karena keduanya saling pengaruh-mempengaruhi.
PERIKLANAN
Periklanan adalah kegiatan komunikasi yang dilakukan pembuat barang, atau pemasok jasa dengan masyarakat banyak atau sekelompok orang tertentu yang bertujuan untuk menunjang upaya pemasaran. Komunikasi dilakukan dengan menggunakan gambar, suara atau kata-kata, gerak atau bau yang disalurkan melalui media atau secara langsung. Berdasarkan pengertian ini maka ‘Biro Iklan’ adalah lembaga usaha yang memberikan jasa periklanan bagi siapa yang membutuhkan baik perorangan, perusahaan pembuat barang atau pemasok jasa bahkan pemerintah. Oleh karena bentuk pelayanan periklanan meliputi berbagai jenis kegiatan maka dilihat dari skala usahanya ada berbagai ukuran sebuah biro iklan.Ada kiosk berukuran 1×1m yang menawarkan jasa pembuatan cap dan papan nama toko, di luar kiosknya terpampang ‘Biro Iklan’. Ada rumah kecil yang memberikan pelayanan fotokopi dan agen langganan surat kabar dan majalah. Semangat wiraswasta telah mengembangkan pemiliknya untuk menerima pesanan pemasangan iklan dengan harga resmi. Di bawah tulisan terima Fotokopi kini tertulis ‘Biro Iklan’. Ada sekelompok seniman yang pintar menggambar wanita cantik dan membuat huruf yang rapih dan artistik. Di muka studionya dipasang tulisan ‘Biro Iklan’. Ada gedung berlantai banyak, berkarpet tebal, pegawainya berdasi corak mutakhir, setiap ruangan disejukkan oleh AC dan di luar ada prasasti kuningan yang dietsa ‘Advertising Agency’. Agar pembicaraan kita hari ini dapat mencakup sebanyak mungkin kegiatan yang berlangsung di sebuah biro iklan maka anda semua akan saya ajak untuk berkunjung pada sebuah ‘Full Service Advertising Agency’.Sebuah biro iklan yang mendukung predikat ini adalah biro yang mempunyai kapasitas untuk memberi pelayanan di tiga bidang yaitu, pertama, konsultasi komunikasi pemasaran, kedua pelayanan perencanaan dan pemesanan media, dan ketiga pelayanan kreatif.Pelayanan konsultasi pemasaran merupakan barisan terdepan yang berhadapan langsung dengan fihak pemakai jasa periklanan. Minat yang disampaikan oleh sebuah perusahaan atau perorangan pada sebuah biro iklan akan diterima oleh para pakar pemasaran yang mampu berdialog dengan manajer pemasaran dari perusahaan yang membutuhkan jasa iklan.Kegiatan awal sebuah proses beriklan lebih sering merupakan peristiwa ekonomi. Strategi pemasaran, kebijaksanaan harga, pangsa pasar strategi distribusi, trade relations merupakan pokok-pokok pembicaraan yang paling hangat pada stadium ini.Semakin besar skala usaha sebuah biro iklan semakin besar pula kemampuannya untuk mempekerjakan ahli-ahli dan pakar-pakar pemasaran yang akan menentukan kualitas hubungan awal dengan para calon pemakai jasa.Berkembangnya pendidikan ilmu ekonomi telah banyak memberi dorongan bagi pertumbuhan kualitas perusahaan periklanan di Indonesia. Kehadiran modal asing dan kegiatan memproduksi barang-barang yang berasal dari luar negeri telah menghadirkan kegiatan pemasaran global yang dampaknya sangat menentukan kemampuan para pakar pemasaran di sebuah biro iklan dalam berbicara pada tingkat pengetahuan pemasaran yang bersifat internasional.Sektor kedua yang menunjang predikat ‘full service’ adalah Media. Seperti hadirnya para pakar pemasaran maka perkembangan biro iklan di Indonesia juga sangat ditentukan oleh meningkatnya kualitas pelayanan perencanaan dan pemesanan Media.Peningkatan ini tidak lepas dari perkembangan industri media yang telah berlangsung sejak dua dekade ini. Tumbuhnya pemancar komersial di segenap penjuru tanah air, masing-masing dengan gaya dan cara pendekatan yang berbeda. Terbitnya puluhan majalah-majalah baru mulai dari yang bersifat umum hingga majalah yang khusus bicara soal rambut, mobil, konstruksi dan komputer. Terbitnya surat kabar yang berdomisili di ibu kota negara, ibu kota propinsi atau ibu kota kabupaten, masing-masing dengan garapan berita yang beda ruang lingkupnya.Adanya pilihan yang diberikan oleh industri media dan tantangan untuk menemukan rancangan media yang efektif dan terjangkau oleh biaya periklanan yang disediakan oleh perusahaan pemakai jasa iklan, serta riset dan penelitian yang dilakukan oleh perusahaan yang khusus bergerak dalam bidang jasa riset telah ikut memberikan masukan yang sangat menunjang kualitas pelayanan jasa perencanaan media. Fakta ini telah memberi warna khusus bagi kegiatan periklanan sebagai kegiatan komunikasi yang dilakukan secara tepat arah dan terukur.Sektor ketiga yang juga ikut mendukung predikat Full Service adalah pelayanan jasa kresatif.Pelayanan jasa kreatif merupakan bagian akhir dari mata rantai proses terciptanya sebuah iklan sebelum disalurkan ke Media. Karena kegiatan dan proses kreatif memberikan wujud bagi sebuah iklan atau pesan maka sering orang mengira bahwa lahirnya iklan ada di tangan seniman. Pandangan keliru ini telah banyak mendorong banyak seniman yang mendirikan biro iklan dan dalam perkembangan selanjutnya lebih sering mengalami kegagalan.Dibandingkan dengan peran sektor pemasaran dan sektor media, maka peran sektor kreatif masih jauh tertinggal. Sikap dan wawasan yang berkembang di antara para praktisi di sektor kreatif bila kita amati secara objektif masih terpaku pada kaidah-kaidah atau aturan-aturan yang sederhana dan sempit. Sebagian besar dari iklan-iklan yang kita temui di media masih berputar-putar di sekitar penonjolan ‘Product/Consumer benefit’ yang ditampilkan apa adanya. Cara lain yang paling mudah dilakukan adalah dengan menciptakan iklan dengan memanfaatkan strategi Before-After, Sebelum makan obat dan sesudah makan obat. Sikap bangsa Indonesia yang paternalistik sering disalahartikan dengan menerapkan strategi testimonial orang-orang yang terkenal. Kehadiran perusahaan periklanan Internasional di Indonesia sedikit banyak telah memperkenalkan praktek-praktek kreatif yar.g sedikit lebih maju. Format-format pengembangan kreatif yang telah teruji mulai diperkenalkan kepada para pakar bidang kreatif.Perusahaan iklan internasional seperti J. Walter Thompson, Dentsu, BBDO, Ted Bates, O &M, Saatchi & Saatchi telah mempertemukan cara-cara bekerja mereka dan pemikiran yang berkembang di sini. Sudah barang tentu hal ini tidak selalu mampu memberikan kemajuan yang berarti. Salah satu hambatan yang paling besar adalah keterbatasan bahasa Indonesia untuk mendukung ungkapan-ungkapan yang menarik. Salah satu manfaat yang paling berarti dengan kehadiran perusahaan Internasional adalah format yang mampu mempertemukan orang kreatif dan orang pemasaran dan orang-orang Media dalam satu meja yang membicarakan pemecahan-pemecahan terbaik dalam penyampaian pesan iklan. Oleh karena itu kami, orang-orang yang bekerja di sektor kreatif kini harus memahami makna strategi pemasaran, pangsa pasar, membaca hasil riset kualitatif dan mempelajari demografi. Dengan modal pengetahuan di bidang pemasaran dan prinsip-prinsip Media maka sebelum kita mampu menciptakan iklan yang menarik perhatian khalayak pengamat maka setidak-tidaknya kita sudah menciptakan iklan yang benar dan terarah. Bila pintu Creative Department sebuah biro iklan dibukakan bagi anda maka di sana kita akan bertemu dengan banyak orang yang menyandang berbagai fungsi yang berbeda. Ada Creative Director yang menggariskan konsep isi pesan dan strategi penyampaiannya. Ada Art Director yang menggariskan konsep visual dan naskah, ada visualiser yang mengungkapkan gagasan terwujud berbentuk visual, ada copy writer yang menyusun naskah, ada paste up artist yang merampungkan gambar kerja siap cetak/separasi, ada photographer, ada typographer, ada jingle writer/composer/arranger. Semua orang-orang ini memberikan sumbangannya bagi terciptanya sebuah iklan.Skenario yang berkembang di sebuah Creative Department pada saat ini menunjukkan kuatnya posisi Creative dan Art Director. Situasi ini banyak disebabkan adanya kesenjangan antara tokoh yang menduduki kedua jabatan itu dan tokoh-tokoh lain yang melanjutkan pekerjaan mereka.Kurang tingginya kualitas tenaga kreatif di bidang periklanan dewasa ini banyak disebabkan oleh tidak adanya pendidikan khusus yang menghasilkan tenaga spesialis periklanan. Pendidikan Commercial Art yang diselenggarakan di luar negeri merupakan tempat ditempanya para tenaga kreatif yang akan bekerja di bidang periklanan.Sedangkan pendidikan di sini lebih mengarah kepada pendidikan desain grafis yang lebih menekankan faktor estetik atau pendidikan komunikasi visual yang mempelajari secara luas pemecahan visual masalah komunikasi.Masih rendahnya kualitas tenaga kreatif dalam biro iklan di Indonesia dewasa ini telah membawa pada praktek pembuatan iklan yang melanggar kode etik maupun standar nilai yang dihormati masyarakat.Salah satu perkembangan yang menarik akhir-akhir ini adalah keterlibatan biro iklan pada perencanaan kampanye non-komersial. Program keluarga berencana kini diselenggarakan dengan pendekatan-pendekatan yang berorientasi pada marketing.Istilah ‘Social Marketing’ kini menjadi kawasan baru para pakar periklanan yang menerjuni kegiatan periklanan non-komersial yang tidak kurang pentingnya bagi Indonesia dewasa ini.Kalau saya bisa menyimpulkan pembicaraan kita hari ini maka ada satu kata yang sangat sering disebutkan yaitu ‘marketing’. Mulai dari standard marketing, global marketing dan social marketing.Sehingga kalau kita ingin melihat wajah biro iklan di Indonesia maka salah satu ukuran yang bisa kita pakai adalah sampai di mana mereka terlibat atau berkemampuan dalam memecahkan problem komunikasi dalam kegiatan ‘marketing-marketing’ tadi.Ada yang terlibat dalam kegiatan menunjang marketing produk-produk yang distribusinya sangat terbatas, akan tetapi ada yang terlibat dengan kegiatan marketing produk yang tersebar luas dan dikonsumir oleh orang yang lebih banyak.Kualitas dari performance-nya akan terbaca dari citra produk dan tercapai tidaknya tujuan-tujuan marketing yang telah digariskan. Dari catatan yang saya ketahui maka hanya ada biro iklan yang masuk dalam kategori Full Service Advertising Agency. Dari sebanyak ini sebagian besar berada di Jakarta.Posisi sebuah biro iklan yang sangat terlibat dengan strategi periklanan sebuah produk tertentu telah sangat menutup pintu mereka terhadap orang luar sehingga agak sukar untuk bisa mengintai secara langsung proses yang berlangsung di dalamnya.Apa yang bisa kita bahas dari tulisan ini barangkali hanyalah membicarakan apa yang, menjadi hasil akhirnya yang muncul di surat-surat kabar atau terdengar di radio, atau yang terpampang di tepi jalan raya.Semoga pertemuan hari ini bisa mengungkap lebih jauh dengan memadukan pemikiran-pemikiran yang ada di kepala kita masing-masing dan pengalaman-pengalaman berharga yang kita miliki.
KOMUNIKASI MASSA

Media adalah sebuah alat yang mempunyai fungsi menyampaikan pesan. Secara sederhana, media dapat diartikan sebagai semua alat yang memiliki fungsi untuk menyampaikan pesan. Kata media sendiri berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau penghantar.Medium is a technological system for conveying massages, operating intermediately between sender (s) and receiver (s), when they are separated in space, time or both.Media adalah segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk memperjelas materi atau mencapai tujuan pembelajaran tertentu.Media, adalah sarana yang membantu proses komunikasi[. Selanjutnya, beberapa pengertian media yang dikemukakan oleh para ahli yaitu]:1. Media adalah semua bentuk perantara yang dipakai orang penyebar ide, sehingga ide atau gagasan itu sampai pada penerima (Santoso S. Hamijaya).2. Media adalah medium yang digunakan untuk membawa atau menyampaikan sesuatu pesan dimana medium ini merupakan jalan atau alat dengan suatu pesan berjalan antara komunikator dengan komunikan (Blake and Haralsen).3. AECT menyatakan media adalah segala bentuk yang dipergunakan untuk proses penyaluran informasi. Segala bentuk dalam pengertian diatas adalah media tidak hanya terbatas pada media-media yang dirancang secara khusus untuk mencapai tujuan tertentu, akan tetapi keberadaannya juga hanya dimanfaatkan untuk memperjelas atau mempermudah pemahaman siswa terhadap materi atau pesan tertentu.4. NEA (National Education Association) berpendapat media adalah segala benda yang dimanipulasikan dilihat, didengar, dibaca atau dibicarakan beserta instrument yang digunakan untuk kegiatan tersebut.5. Menurut Brigg, media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan yang merangsang yang sesuai untuk belajar, misalnya media cetak, media elektronik (Film, Video, Kaset)6. Menurut Bertz (1986) yang mengatakan media adalah suatu perantara yang terletak diantara pengirim dan penerima pesan. Sebagai perantara, berarti media yang dirancang untuk mencapai tujuan tertentu.Jadi, dapat disimpulkan Media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar pada diri siswa. Sedangkan pengembangan media adalah proses, cara, pembuatan mengembangkan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan yang dapat merangsang pikiran, perasaan perhatian dan kemauan siswa sehingga diharapkan mampu mendorong terjadinya proses belajar pada diri pemelajarMediaSarana yang dipergunakan oleh komunikator sebagai saluran untuk menyampaikan suatu pesan kepada komunikan, apabila komunikan jauh tempatnya atau banyak,jumlahnya atau kedua-duanya. (Sumber : Kamus Komunikasi, Drs. Onong Uchjana Effendy, MA). Perkembangan teknologi komunikasi massa tidak dapat dipungkiri telah banyak membantu umat manusia untuk mengatasi pelbagai hambatan dalam berkomunikasi. Khalayak dapat mengetaui apa yang terjadi di seluruh dunia jauh lebih cepat, bahkan sering kali khalayk lebih dahulu mengetahui apa yang terjadi jauh di luar negeri daripada di dalam negeri. Bukti paling nyata adalah, khalayak media massa di Indonesia lebih dahulu mengetahui terjadinya tsunami di Thailand dan Sri Lanka, daripada bencana yang serupa dengan skala yang jauh lebih menakutkan di Aceh dan Sumatera Utara. Padahal Thailand jaraknya berlipat kali dengan jarak Jakarta ke Aceh. Namun ternyata media massa kita, terutama televisi, tidak begitu tanggap ketika bencana tsunami menerjang Aceh dan Sumatra Utara. Media televisi pada tanggal 26 Desember 2004 masih sibuk dengan pemberitaan hiruk pikuk Munas Partai Golkar dan kasus perceraian Adjie Massaid dengan Reza Artamevia. Alasan lain, bisa jadi karena kemampuan teknologi media televisi kita masih di bawah CNN, sehingga bencana di Thailand yang diliput CNN yang lebih dahulu disaksikan pemirsa televisi di Indonesia.Media massa merupakan pusat dari kajian komunikasi massa. Media massa menyebarkan pesan-pesan yang mampu mempengaruhi khalayak yang mengkonsumsinya dan mencerminkan kebudayaan masyarakat, dan mampu menyediakan informasi secara simultan ke khalayak yang luas, anonim dan heterogen, membuat media bagian dari kekuatan institusional dalam masyarakat. Bahkan di kalangan media, terutama di kalangan pers, media massa dianggap sebagai pilar demokrasi keempat setelah ekskutif, legislatif dan yudikatif. Peristiwa jatuhnya kekuasaan Orde Baru menunjukan bagaimana media massa mampu menggerakan rakyat yang sudah tidak percaya lagi kepada sistem yang ada di birokrasi eksekutif, legislatif dan yudikatif.Pada masa itu, semua lembaga demokrasi baik eksekutif, legislatif dan yudikatif berada dalam kekuasaan satu tangan satu. Begitu yang lebih banyak tunduk kepada negara dibandingkan dengan pers yang berani kritis terhadap negara. Jika ada pers yang berani kritis terhadap negara, maka pembredelan menjadi matra suci negara untuk menghabisi suara kritis. Pembredelan terakhir di masa kekuasaan Orde Baru menimpa Majalah Tempo, Majalah Editor dan Tabloid Detik. Namun alih-alih pembredelan ini memperkokoh rezim, yang terjadi adalah kalangan pers tetap saja kritis dengan menerbitkan penerbitan bawah tanah, seperti melalui internet yang relatif masih baru di Indonesia saat itu lewat situs tempointeraktif dan Apa Kabar Indonesia. Media cetak bawah tanah juga diterbitkan secara sembunyi-sembunyi melalui penerbitan Independen yang dikoordinir oleh Aliansi Jurnalis Independen dan Kabar dari Pijar yang diterbitkan oleh Pusat Informasi dan Jaringan Reformasi (Pijar).Media massa sendiri dalam kajian komunikasi massa sering dipahami sebagai perangkat-perangkat yang diorganisir untuk berkomunikasi secara terbuka dan pada situasi yang berjarak kepada khalayak luas dalam waktu yang singkat (McQuail, 2002:17). Sejarah perkembangan media massa dimulai dari media cetak dalam bentuk pamflet dan buku, kemudian muncul surat kabar dan majalah yang terbit secara teratur. Penemuan film memberi tawaran baru bagi para khalayak dalam proses konsumsi mereka terhadap media secara lebih mengasyikan. Penemuan mesin rekam dalam bentuk fonogram, kaset, dan diikuti compact disc banyak memberi alternatif hiburan terutama bagi khalayak yang menyukai musik. Seiring dengan perkembangan teknologi digital, MP3 menjadi alat rekam yang disukai banyak kalangan, karena kemampuannya menyimpan ratusan lagu dan harganya yang relatif murah. Bahkan saat ini berkembang IpoD, sebuah alat yang dapat menyimpan jutaan lagu dalam alat yang besarnya tidak lebih dari sebuah pesawat telepon genggam. Berikutnya adalah media penyiaran radio dan televisi yang semakin memanjakan khalayak, terutama televisi yang memiliki sifat audiovisual. Saat final Piala Eropa tahun 2004, para penonton dapat mengikuti pertandingan tersebut melalui televisi yang menyiarkan final antara Portugal melawan Yunani dan nyaris dalam waktu yang bersamaan dapat mengetahui kekalahan Portugal dan kemenangan kuda hitam Yunani. Berbagai pertandingan Liga Champhion juga dapat disaksikan tanpa harus datang ke stadion. Ada fenomena menarik yang terjadi di Italia, di mana Liga Italia tahun 2004-2005 jumlah penontonnya yang datang langsung ke stadion menyusut drastis. Alasan para suporter malas datang ke stadion salah satunya adalah murahnya langganan televisi kabel yang menyiarkan berbagai pertandingan Liga Italia, sedangkan tiket masuk ke stadion sangat mahal bagi mereka.Perkembangan teknologi komunikasi di bidang elektronika, telah melahirkan teknologi internet yang semakin menjadikan dunia seolah tiada batas. Semua orang yang mempunyai kesempatan untuk menyuarakan opininya melalui internet. Situs yang menyediakan layanan website gratis seperti blogspot dan geocities dapat digunakan sebagai sarana untuk menyuarakan opini. Di masa akhir kekuasaan Orde Baru, internet telah membuktikan perannya sebagai media underground dalam melawan berbagai regulasi Orde Baru yang memasung kebebasan pers. Situs tempo interaktif, yang merupakan reinkarnasi Majalah Tempo, yang dibredel saat itu, menjadi sarana yang efektif untuk membangun opini publik.“Media” dalam konteks ini sudah tentu akan memiliki pengertian “mediasi” karena mampu menjembatani jarak (distance) antara khalayak dan dunia. Denis McQuail dalam bukunya McQuail’s Mas Communication Theory, 4th Edition (2002) mengemukakan beberapa penanda untuk memahami pemikiran ini: Media adalah jendela yang memungkinkan kita untuk melihat fenomena yang terjadi melebihi lingkungan dekat kita, penerjemah yang membantu kita membuat perasaan mengalami, platform atau pembawa yang menyalurkan informasi, komunikasi interaktif yang meliputi umpan balik kepada khalayak, penanda yang memberi kita dengan instruksi dan petunjuk, penyaring yang menyaring bagian-bagian pengalaman dan berfokus pada lainnya, cermin yang memantulkan realitas kita kepada kita kembali, dan pembatas yang menghalangi kebenaran (McQuail, 2002 : 66). Kemudian apakah sebenarnya pengertian dari media massa yang menjadi pusat dari kajian komunikasi massa ? Sampai saat ini tidak ada definisi yang tunggal ataupun definisi yang sederhana yang mampu memberi pengertian secara komprehensif mengenai media massa.Definisi paling sederhana dari komunikasi massa dikemukakan oleh Bittner yang mendefinisikan komunikasi massa sebagai pesan yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang (Rakhmat, 1999 : 188). Kemudian yang menjadi pertanyaan adalah apakah komunikasi massa itu pesan atau proses ? Apa juga yang membedakannya dengan komunikasi interpersonal dan komunikasi bermedia (mediated communication) ?Dengan penjelasan yang lebih sederhana, komunikasi massa adalah komunikasi melalui media massa, yakni surat kabar, radio, televisi, internet dan sebagainya. Bila sistem komunikasi massa dibandingkan dengan komunikasi interpersonal, maka secara teknis ada beberapa ciri komunikasi massa menurut Elizabeth – Noelle Neuman yang membedakannya dengan komunikasi interpersonal, yaitu pertama, bersifat tidak langsung, artinya harus melalui media teknis. Kedua, bersifat satu arah (one flow communication), artinya tidak ada interaksi antarpeserta komunikasi. Ketiga, bersifat terbuka, artinya ditujukan kepada publik yang tidak terbatas dan anonim. Keempat, memiliki unsur publik yang secara geografis tersebar (Rakhmat, 1999 : 189). Namun seiring dengan kemajuan teknologi agaknya ciri kedua perlu dikaji ulang, karena dengan memakai fasilitas telepon, sms atau teleconference, khalayak dapat mengirimkan komentar mereka terhadap satu isu yang sedang dibahas di layar televisi, sebagaimana ketika Sukma Ayu meninggal, para fans yang bersimpati segera mengirim sms ke berbagai stasiun televisi yang memberi kesempatan berinteraksi melalui beragam tayangan infotainment. Selain itu, perkembangan teknologi internet semakin menjadikan media kian tidak berjarak dengan khalayaknya.Sedangkan Georg Gerbner memberi pengertian komunikasi massa dengan sebuah definisi singkat yaitu sebagai produksi dan distribusi yang berlandaskan teknologi dan lembaga dari arus pesan yang berkelanjutan serta paling luas dipunyai orang dalam masyarakat industri (Rakhmat, 1999 : 188).Para ahli komunikasi massa mengenal dua sisi dari kajian mengenai komunikasi massa. Satu sisi menekankan relasi antara media dan masyarakat yang lebih besar dan lembaga-lembaganya. Para penganutnya tertarik pada teori yang berkaitan relasi media-masyarakat perhatian terhadap cara media ‘dipasang’ di masyarakat dan pengaruh timbal balik antara struktur sosial yang lebih besar dan media. Sisi ini dianggap sebagai sisi makro dari teori komunikasi massa.Sisi yang kedua menekankan kepada orang-orang sebagai kelompok atau individu. Sisi ini mencerminkan relasi antara media dan khalayak. Para penganut teori dalam sisi ini tertarik pada fokus relasi media-audiens dengan memberi penekanan pengaruh kelompok dan individu dan hasil dari transaksi media. Sisi kedua ini dianggap sebagai sisi mikro dari teori komunikasi.Model ini mengandung arti bahwa dua sisi ini adalah dua hal yang berbeda, namun pada kenyataan mereka adalah hal yang sama dilihat dari perspektif yang berbeda. Relasi antara media dan lembaga adalah mungkin hanya melalui transaksi media dengan khalayak, dan relasi media adalah tidak mungkin untuk memisahkan dari lembaga dari masyarakat di mana khalayak ini tinggal. Sehingga, model ini bukan merupakan peta proses komunikasi massa namun menggambarkan area penelitian media dan teori.Komunikasi massa sendiri memiliki sejarah yang panjang. Pada mulanya masyarakat kuno menggunakan bahasa oral dan isyarat untuk berkomunikasi. Suku Indian menggunakan asap sebagai bahasa isyarat untuk berkomunikasi dalam jarak yang jauh, masyarakat muslim tradisional di Indonesia memakai bedug untuk mengabarkan datangnya waktu sholat dan serombongan anak remaja sering berkeliling kampung di saat Bulan Ramadhan dengan beraneka alat musik sederhana, seperti kentongan dan galon air mineral untuk membangunkan masyarakat tatkala waktu sahur datang . Namun bukan berarti di era modern ini komunikasi massa yang sederhana ini sudah hilang dari peradaban. Di pedesaan, kentongan masih digunakan untuk memanggil warga desa jika ada pertemuan di balai desa atau jika terjadi ada bencana alam. Di perkotaan, ketika Bulan Ramadhan datang, banyak anak-anak muda yang membunyikan berbagai alat musik sederhana, kentongan, galon air mineral dan sebagainya untuk membangunkan masyarakat untuk sahur.Penemuan tekonologi komunikasi yang semakin modern, membuat teori komunikasi massa menjadi semakin signifikan dalam kehidupan manusia. Internet, komputer, satelit dan telepon genggam adalah beberapa perkakas komunikasi massa yang banyak digunakan masyarakat modern baik secara langsung maupun tidak langsung. Memang kita tidak pernah secara langsung bersinggungan dengan satelit, namun ketika kita menggunakan telepon genggam untuk berkomunikasi, secara tidak langsung kita memanfaatkan fasilitas satelit yang berada jauh di antariksa.Dewasa ini akses internet tidak lagi terbatas pada wilayah yang terjangkau jaringan telepon, namun cukup dengan komputer, modem dan telepon genggam yang dilayani operator yang memberi fasilitas akses internet maka kita tinggal klik. Bahkan dengan PDA (Personal Digital Assistant), hanya dengan komputer mini yang sudah dilengkapi fasilitas teknologi seluler, kita dapat mengakses semua informasi via internet. Publikasi berita juga tidak perlu lagi melalui alur yang kompleks, dari peliputan sampai distribusi, namun satu orang saja sudah mampu melakukan publikasi berita melalui situs pribadi di internet. Perkembangan teknologi ini menjadikan kajian komunikasi massa semakin menarik untuk dipelajari.Kajian komunikasi massa tentu saja selalu berhubungan dengan perkembangan komunikasi massa, karena itulah komunikasi massa menjadi kajian dari ilmu komunikasi yang paling menarik. Sebab utama yang menjadikan kajian komunikasi massa menjadi kajian yang selalu menarik adalah perkembangan media massa yang mengalami perkembangan pesat dewasa ini serta semakin tergantungnya manusia dengan keberadaan media massa. Untuk membuktikan ketergantungan kita dengan media massa silahkan mencoba hal ini. Anda di rumah saja dengan tidak membaca koran, melihat berita di televisi, mendengar berita di radio dan mengakses situs berita di internet selama satu minggu. Singkatnya selama satu minggu jangan sekalipun mengkonsumsi media massa. Setelah satu minggu hidup tanpa media massa, Anda kemudian kembali ke komunitas Anda, baik kampus, lingkungan tempat tinggal atau lingkungan kerja Anda. Apa yang terjadi ketika Anda kembali ke komunitas Anda mudah ditebak. Anda pasti akan seperti Tarzan yang baru keluar dari belantara, karena kesulitan mengimbangi pembicaraan rekan-rekan Anda, ringkasnya Anda akan dianggap kuper (kurang pergaulan), gara-gara tidak mengkonsumsi media massa selama satu minggu saja.

PENERAPAN TEKNOLOGI E-BANKING PADA BANK MANDIRI

PENERAPAN TEKNOLOGI E-BANKING PADA BANK MANDIRI
Dunia perbankan yang dikembangkan lebih lanjut dengan perkembangan ekonomi yang mulai banyak berbasis pada teknologi informasi. Tentunya di luar hal-hal yang sudah umum di dunia perbankan saat ini, seperti infrastruktur ATM bersama dll. Secara umum akan ada dua (2) hal besar di dunia perbankan yang dapat terasa manfaatnya.
Teknologi Informasi (TI) merupakan jawaban bagi Bank yang ingin mempunyai akselerasi tinggi terhadap proses bisnisnya yang berorientasi kepada kepuasaan pelanggan yang positif. Hal ini di mungkinkan karena Teknologi Informasi mampu memberikan berbagai informasi yang berkenaan dengan pelanggan maupun pelayanan-pelayanan lain dengan cepat dan akurat. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan dan juga peningkatan pelayanan kepada konsumen.
Hal yang paling kritis dalam aplikasi keuangan / perbankan terutama adalah masalah security. Kegagalan sisi keamanan jaringan akan dapat menyebabkan kerugian yang tidak sedikit bagi industri perbankan. Secara umum arsitektur keamanan jaringan sebetulnya cukup kompleks. Untuk melihat tingkat kompleksitas teknologi keamanan jaringan, dapat dilihat dengan seksama berbagai komponen keamanan jaringan pada gambar terlampir.
Industri perbankan merupakan salah satu komponen sangat penting dalam perekonomian nasional demi menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan eknonomi nasional. Stabilitas industri perbankan dimaksud sangat mempengaruhi stabilitas perekonomian secara keseluruhan. Beberapa peristiwa pada penghujung tahun 1997 di antaranya likuidasi 16 bank yang diikuti dengan krisis moneter dan perbankan pada tahun 1998 telah mengakibatkan tingkat kepercayaan masyarakat pada sistem perbankan di Indonesia menurun, sehingga terjadi penarikan dana masyarakat dari sistem perbankan (bank runs) dalam jumlah yang sangat signifikan. Untuk meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap perbankan nasional sekaligus guna menghambat melemahnya nilai tukar rupiah, Pemerintah memberikan jaminan atas seluruh kewajiban pembayaran bank, termasuk simpanan masyarakat (Blanket Guarantee). Pemberian jaminan tersebut ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 1998 tentang Jaminan Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum dan Keputusan Presiden Nomor 193 Tahun 1998 tentang Jaminan Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Perkreditan Rakyat.
Sejak 1998 hingga Februari 2004 program penjaminan Pemerintah dilaksanakan oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Badan ini menangani pelaksanaan penjaminan Pemerintah terhadap kewajiban pembayaran 52 bank yang dibekukan operasi atau kegiatan usahanya sejak 1998.
Pada saat BPPN berakhir tugasnya pada 27 Februari 2004, pelaksanaan program penjaminan Pemerintah dialihkan ke Menteri Keuangan berdasarkan Keputusan Presiden nomor 17 Tahun 2004. Program penjaminan yang belum diselesaikan oleh BPPN selanjutnya dilaksanakan oleh Menteri Keuangan. Untuk melaksanakan program penjaminan Pemerintah ini, Menteri Keuangan diberi wewenang untuk membentuk unit pelaksana penjaminan Pemerintah dalam lingkungan Departemen Keuangan. Berdasarkan hal tersebut, pada tanggal 27 Pebruari 2004 Menteri Keuangan membentuk Unit Pelaksana Penjaminan Pemerintah (UP3).
Dalam pelaksanaannya, penjaminan yang sangat luas tersebut memang terbukti dapat menghentikan arus penarikan dana masyarakat dari sistem perbankan dan secara perlahan menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan. Namun demikian, luasnya ruang lingkup penjaminan tersebut telah membebani anggaran negara dan dapat menyebabkan timbulnya moral hazard baik dari pengelola bank maupun dari masyarakat. Pengelola bank menjadi kurang hati-hati dalam mengelola dana masyarakat, sementara nasabah tidak peduli untuk mengetahui kondisi keuangan bank karena simpanannya dijamin secara penuh oleh pemerintah. Dengan demikian program penjaminan atas seluruh kewajiban bank kurang mendorong terciptanya disiplin pasar. Selain itu, penerapan penjaminan secara luas ini yang berdasarkan kepada Keputusan Presiden kurang dapat memberikan kekuatan hukum sehingga menimbulkan permasalahan dalam pelaksanaan penjaminan. Oleh karena itu diperlukan dasar hukum yang lebih kuat dalam bentuk Undang-Undang.
Untuk mengatasi hal tersebut di atas dan agar tetap menciptakan rasa aman bagi nasabah penyimpan serta menjaga stabilitas sistem perbankan, program penjaminan yang sangat luas tersebut perlu digantikan dengan sistem penjaminan yang terbatas. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan mengamanatkan untuk membentuk suatu Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai pelaksana penjaminan dana masyarakat. Pada tanggal 22 September 2004, Presiden Republik Indonesia mengesahkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 tentang Lembaga Penjamin Simpanan. Berdasarkan Undang-Undang tersebut, dibentuk LPS, suatu lembaga independen, yang berfungsi menjamin simpanan nasabah penyimpan dan turut aktif dalam memelihara stabilitas sistem perbankan sesuai dengan kewenangannya.Undang-undang tersebut berlaku efektif sejak tanggal 22 September 2005, dan sejak tanggal tersebut LPS resmi beroperasi.
Sebagian besar dari teknologi keamanan jaringan sebetulnya tersedia secara terbuka (open source). Misalnya untuk certicicate authority / PKI saya biasanya menggunakan openSSL; Untuk secure web transaction biasanya digunakan standard secure HTTP (https); untuk membangun Virtual Private Network antar bank biasanya digunakan Free Secure Wide Area Network (FreeSWAN). Semua biasanya tersedia di berbagai distribusi Linux.

Omar S Anwar, direktur konsumer banking Bank Mandiri mengatakan, keandalan bank di masa depan adalah lebih ditentukan seberapa jauh bank tersebut mengembangkan saluran elektronik dan teknologi informasi (TI). "Untuk meraih dana murah dan dapat memenangkan kompetisi dalam industri perbankan maka perlu memperluas distribusi jaringan kantor dan mengembangkan e-banking," sebut Omar kepada Kaltim Post melalui siaran persnya, kemarin.
Dikatakan, e-banking perlu dikembangkan pasalnya ini menjadi peluang besar untuk mengumpulkan dana murah. Ini bisa dilihat dari potensi migrasi dana dari deposito ke tabungan. Selain itu, 55 persen uang kartal yang beredar, berada di tangan masyarakat sebagai uang tunai, yang digunakan untuk transaksi sehari-hari
"Sementara E-Banking menawarkan kemudahan tanpa batas kepada nasabah. Segala transaksi bisa dilakukan di rumah sendiri," sebutnya. Dan untuk mendapatkan layanan e-banking, nasabah harus memiliki rekening tabungan untuk menyimpan uang yang akan ditransaksikan.
Dengan dukungan teknologi ini, pengembangan e-banking relatif lebih efisien dan dapat melakukan pengalihan transaksi (mass transaction) dari cabang yang lebih mahal ke distribution channel yang lebih murah (electronic channel).
Lalu bagaimana dengan sistem keamanannya? "sistem keamanan e-Banking Mandiri telah mengikuti perkembangan security system yang ada, seperti penggunaan User ID, PIN, Triple Des/encripted data, serta prosedur registrasi/transaksi. Bahkan di Internet Banking untuk transaksi finansial dilengkapi dengan Token. "Jadi nasabah tidak perlu khawatir," sebutnya.
Diakuinya, terdapat dua karakter nasabah berbeda yang perlu mendapat pelayanan khusus dari perbankan. Pertama adalah nasabah high-touch, ingin dilayani karyawan bank. Sementara nasabah high-tech, ingin transaksi sendiri secara elektronik . Target utama layanan e-banking adalah Nasabah high-tech, untuk itulah Bank Mandiri senantiasa terus mengembangkan fitur pada elektronik bankingnya.
Berapa pendapatan di luar bunga (fee based income) 2005 lalu? Menurutnya, 2005 lalu fee based income bank ini sekitar Rp600 miliar atau sekitar 21 persen dari total fee based income Bank Mandiri. Untuk 2006 ini, pihaknya menargetkan pertumbuhan fee based income 15 hingga 20 persen.
Dikatakan, fasilitas elektronik banking yang disiapkan itu antara lain ATM Mandiri, SMS banking, internet banking, call mandiri dan EDC alias Electronic Data Capture (EDC) yang memiliki kemampuannya menerima transaksi kartu debit, kartu visa/visa electron dengan jumlah mesin sekitar 13 ribu dan akan terus bertambah.
Sementara itu, 2005 lalu Bank Mandiri membukukan pertumbuhan kredit sebesar 13,2 persen atau setara dengan Rp12,4 triliun pada segmen komersial, konsumer, korporat dan UKM. "Total kredit yang diberikan sampai dengan akhir 2005 adalah Rp106,8 triliun. Sementara, dana masyarakat tumbuh 17,3 persen menjadi Rp206 triliun pada akhir Desember 2005 dari Rp175,8 triliun di akhir 2004 lalu.
Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo menyebutkan, rasio kredit bermasalah alias non performing loan (NPL) tercatat 26,7 persen. Peningkatan NPL ini, kata Agus, disebabkan oleh penurunan kualitas kredit Bank Mandiri, penerapan regulasi baru dan akibat kondisi makroekonomi yang kurang kondusif. Untuk itu, 2005 lalu Mandiri membukukan pencadangan penyisihan aktiva produktif Rp3,4 triliun sehingga laba yang diperoleh sebesar Rp603 miliar. "Meskipun laba menurun, namun kami mampu mempertahankan laba operasional," jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan, sampai dengan akhir 2005, total tabungan dan giro yang berhasil dihimpun masing-masing Rp47,2 triliun dan Rp46,6 triliun. Sementara deposito yang dihimpun Rp112,7 triliun.
Sementara itu, untuk pengembangan organisasi, Bank Mandiri tengah melakukan internalisasi budaya perusahaan. Selain itu, selama 2005 lalu bank ini membuka 120 cabang baru sebagai bagian dari upaya pengembangan jaringan.
Sesuai Keputusan Menteri Koordinator Perekonomian No. 22/2006, National Single Window adalah sistem elektronik yang melayani pengajuan dan pengolahan data serta informasi, pengambilan keputusan penyelesaian dokumen kepabeanan, kepelabuhanan, dan kebandarudaraan secara terpadu dengan prinsip kesatuan, kecepatan pelayanan, konsisten, sederhana, transparan, efisien dan berkelanjutan.Latar belakang penerapan NSW di Indonesia, pertama dilihat dari kondisi pelayanan ekspor-impor dan kepabeanan, di mana waktu untuk pengurusan barang tersebut masih lama yang memakan waktu selama 5,5 hari, dibandingkan dengan Singapura yang hanya 1 hari, Jepang 3,1 hari (sesuai penelitian JICA). Kedua, biaya ekonomi yang tinggi, penanganan pelayanan umumnya masih manual, masih banyak point of service, kurang transparan sehingga menyebabkan terjadinya penyalahgunaan wewenang dan maraknya penyelundupan, illegal transshipment, under invoice.Dengan penerapan NSW ini akan bermanfaat antara lain mempercepat kelancaran arus barang dan dokumen; meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional; meningkatkan transparansi terhadap aplikasi dan penafsiran aturan; mengurangi dan selanjutnya menghilangkan penyelundupan dalam mengurangi malpraktek (under invoice, jumlah barang dan lain-lain); menciptakan pemerataan penyebaran human resources dan financial resources.Dijelaskan oleh Agus Martowardojo, Direktur Utama Bank Mandiri bahwa untuk menunjang program NSW yang diterapkan di Batam, Bank Mandiri siap membantu Otorita Batam dalam mensukseskan program di atas dengan mengimplementasikan electronic Payment untuk E-port yang tergabung dalam Sistem Management Operasional Pelabuhan (SIMOPEL). Dengan sistem ini, nasabah pengguna jasa pelabuhan setelah mendapatkan informasi kewajiban melalui portal E-Port, dapat langsung membayar kewajibannya ke Bank Mandiri terdekat. “Kerjasama Cash Management merupakan pemanfaatan teknologi perbankan yang dapat dijalankan oleh Otorita Batam, khususnya dalam memonitor dan mengelola penerimaan hasil UWTO dan Jasa pengelolaan lahan lainnya, karena dengan sarana ini secara real time pihak Otorita dapat mengetahui secara cepat informasi transaksi pembayaran baik UWTO maupun sewa lahan lainnya. Kerjasama ini nantinya dapat ditingkatkan menggunakan fasilitas Multi Payment System Bank Mandiri sehingga para nasabah Otorita Batam dapat melakukan pembayaran kewajiban melalui seluruh delivery channel (ATM, Internet Banking, Teller) Bank MandiriPenerapan sistem pembayaran online yang dilakukan sejalan dengan reformasi yang sedang dilaksanakan dalam pengelolaan keuangan pemerintah yang efektif dan efisien, termasuk pengelolaan keuangan lembaga-lembaga yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Pada saatnya nanti, seluruh pembayaran penerimaan Otorita Batam, baik yang berasal dari Bandara Hang Nadim, RSOB, Pelabuhan Laut, dan Lahan akan dapat dilaksanakan secara online.Dalam hal pelayanan Sistem Pembayaran Online, Bank Mandiri akan bertindak sebagai penerima pembayaran Biaya Jasa Kepelabuhan dari Pengguna Jasa kepada OTORITA BATAM melalui Sistem Informasi Pembayaran yang terhubung dengan sistem komputerisasi yang terdapat pada OTORITA BATAM.Sistem Informasi Pembayaran berisi informasi mengenai data tagihan Biaya Jasa Kepelabuhan Pengguna Jasa. Sementara pengelolaan data tagihan tersebut sepenuhnya dikelola oleh OTORITA BATAM.Tentang Bank Mandiri (per 30 September 2006):Bank Mandiri saat ini memperkerjakan 21.079 karyawan dengan 921 kantor cabang dan 6 kantor cabang/perwakilan/anak perusahaan di luar negeri. Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 2.800 ATM, disamping 6.257 ATM yang merupakan jaringan LINK (Himbara) dan 10.527 ATM Bersama, dan electronic channels yang meliputi Internet Banking, SMS Banking dan Call Center 14000.
Layanan On Line Banking
Seperti ungkapan futurolog teknologi Nicholas Negroponte; bahwa dunia makin lama makin digital. Hal ini ditengarai oleh pesatnya perkembangan transaksi bisnis dan kegiatan non-bisnis yang makin beralih ke pemanfaatan komputer on-line.
Dipicu oleh perkembangan Internet, makin meningkatnya kemampuan hardware dan software dengan kecepatan tinggi dan penyebaran komputer, makin menyadarkan nasabah bank akan berbagai kemudahan yang didapatkan dengan ketersediaan layanan On-line banking.
Saat ini standar layanan ritel banking kelas dunia seperti Chase Manhattan Bank, Bank Of America (BOA) bagi nasabahnya bukan saja menyediakan transakasi real-time, namun banyak lagi produk layanan berbasis on-line seperti:Packet S/W (Windows) gratis dan tak terbatas sebagai antisipasi memenangkan persaingan teller-less.Packet software keuangan (Quicken, MoneyOne, BankNow)Packet Entreprise Resourches Planning (ERP software) yang tentunya sangat dibutuhkan dalam mengelola bisnisnya.Kesemua software bantuan tadi dapat diakses, berkat tersedianya portal khusus yang dimiliki oleh setiap Bank.

Simpanan yang dijamin

Simpanan yang dijamin meliputi giro, deposito, sertifikat deposito, tabungan, dan atau bentuk lain yang dipersamakan dengan itu.
Simpanan nasabah Bank berdasarkan Prinsip Syariah yang dijamin meliputi:
giro berdasarkan Prinsip Wadiah
tabungan berdasarkan Prinsip Wadiah;
tabungan berdasarkan Prinsip Mudharabah muthlaqah atau Prinsip Mudharabah muqayyadah yang risikonya ditanggung oleh bank;
deposito berdasarkan Prinsip Mudharabah muthlaqah atau Prinsip Mudharabah muqayyadah yang risikonya ditanggung oleh bank; dan/atau
Simpanan berdasarkan Prinsip Syariah lainnya yang ditetapkan oleh LPS setelah mendapat pertimbangan LPP.
Simpanan yang dijamin merupakan simpanan yang berasal dari masyarakat, termasuk yang berasal dari bank lain.
Nilai Simpanan yang dijamin LPS mencakup saldo pada tanggal pencabutan izin usaha Bank.
Saldo tersebut berupa:
pokok ditambah bagi hasil yang telah menjadi hak nasabah, untuk Simpanan yang memiliki komponen bagi hasil yang timbul dari transaksi dengan prinsip syariah;
pokok ditambah bunga yang telah menjadi hak nasabah, untuk Simpanan yang memiliki komponen bunga;
Nilai sekarang per tanggal pencabutan izin usaha dengan menggunakan tingkat diskonto yang tercatat pada bilyet, untuk Simpanan yang memiliki komponen diskonto.
Saldo yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu Bank adalah hasil penjumlahan saldo seluruh rekening Simpanan nasabah pada Bank tersebut, baik rekening tunggal maupun rekening gabungan (joint account);
Untuk rekening gabungan (joint account), saldo rekening yang diperhitungkan bagi satu nasabah adalah saldo rekening gabungan tersebut yang dibagi secara prorata dengan jumlah pemilik rekening
Dalam hal nasabah memiliki rekening yang dinyatakan secara tertulis diperuntukkan bagi kepentingan pihak lain (beneficiary), maka saldo rekening tersebut diperhitungkan sebagai saldo rekening pihak lain (beneficiary) yang bersangkutan
Saldo yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu Bank adalah:
seluruhnya, sejak tanggal 22 September 2005 sampai dengan 21 Maret 2006;
paling tinggi sebesar Rp. 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah), sejak tanggal 22 Maret 2006 sampai dengan 21 September 2006;
paling tinggi sebesar Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah), sejak tanggal 22 September 2006 sampai dengan 21 Maret 2007; paling tinggi sebesar Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah), sejak tanggal 22 Maret 2007 Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) makin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dalam waktu tidak lama lagi, ATM tidak akan hanya bisa digunakan untuk menarik dan menyetor uang tunai, membayar tagihantelepon, listrik, air, televisi kabel, dan kartu kredit. Para pemegangNomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) baik perorangan maupun badan bakal bisamembayar berbagai macam pajak di mesin ATM. Depkeu, lewat Ditjen Pajak, Ditjen Bea Cukai, Kantor PelayananPerbendaharaan Negara (KPPN) telah mengikat kerja sama dengan 11 bank untukmempermudah pelayanan setoran pajak dari wajib pajak. Sistemyang mempermudah pembayaran itu diberi nama Modul Penerimaan Negara (MPN).Bertepatan dengan Hari Keuangan Nasional ke-30, MPN ini diluncurkan diDepkeu. MPN adalah sistem penerimaan negara yang terintegrasi dengan sistemperbankan yangmengakses database di Depkeu. Melalui sistem ini, seluruhpenerimaan negara melalui bank persepsi atau devisa persepsi danpos persepsi bisa diakomodir. Setoran itu meliputi setoran pajak, setoran bukan pajak (pajak jual belitanah), setoran PBB dan BPHTB, setoran bea masuk dan cukai, setoranpungutan ekspor, pengembalian belanja (sisa dana Taspen dan Polri) sertapotongan SPM dapat diakses oleh wajib pajak selama 24 jam. Media aksesnya bisa lewat mesin ATM, internet banking, SMS banking, dane-banking. Wajib pajak dapat membayar pajak setelah memperoleh nomorregistrasi dari Depkeu.Nomor ini berfungsi sebagai nomor referensi untukmelakukan pembayaran di semua sistem elektronik banking. Data penerimaan yang diinput adalah Nomor Transaksi Penerimaan Negara(NTPN), Nomor Transaksi Bank (NTB) atau Nomor Transaksi Pos (NTP), dan NTPNdan Nomor Penerimaan Potongan (NPP). Selain mempermudah wajib pajak membayar pajak, MPN juga mempermudahpemerintah memonitoring secara langsung terhadap penerimaan pajak yangsebelumnya hanya dapat dimonitor secara per pekan. Selain itu, pemerintahjuga bisa melakukan rekonsiliasi keuangan negara dengan mudah. `' Ini merupakan kabar baik bagi kita semua pembayar pajak tidak terhalangidalam melakukan kewajibannya,'' kata Menkeu Sri Mulyani dalam sambutannyadi peluncuran MPN. Menkeu menilai, MPN adalah suatu paket dirancang untukmemberikan kemudahan untuk melakukan pelaporan, dan penyampaian laporanperpajakan. Dengan modul ini wajib pajak dapat membayar pajakdengan berbagai fasilitas seperti e-banking yang praktis selama 24 jamtanpa terkendala bukaan loket di bank atau kantor pos. Menurut dia, sebelum MPN hadir, setoran yang dicatat di bank dan di kantorpusat maupun pajak seringkali berbeda. MPN juga diharapkan mengintegrasikansistem pengelolaan dan penerimaan negara secara lebih baik lagi. Mantandirektur eksekutif IMF ini mengatakan, kehadiran MPN tidak terlepasdari usaha pemerintah untuk mengelola APBN. Di mana setiap tahunnya APBNmakin besar, bahkan untuk 2007 akan menembus hampir Rp 700 triliun. Dirjen Perbendaharaan Depkeu, Mulia P Nasution, menambahkan, MPN akan mulaidigunakan oleh bank persepsi yang telah siap dan KPPN per 1 November besok.Iaakan berjalan secara pararel dengan sistem yang lama hingga 31 Desember2006. Sebelum akhirnya lepas dan bisa diterapkan secara penuh di awal2007. `'MPN juga meningkatkan validitas transaksi penerimaan negara. Mudah dicekkapan dan di mana diterima sehingga memudahkan untuk mengetahui kemungkinan adanya penyimpangan,'' kata Mulia. Dengan demikian, MPN pada akhirnya akanmeningkatkanakuntabilitas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP).Seperti diketahui, sudah dua tahun terakhir LKPP selalu tidak mendapat pendapat dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Alasan BPK adalah masih banyak ketidakberesan di sistem anggaran negara. Dari sisi penerimaan pajak, Dirjen Pajak Darmin Nasution menilai penerapan MPN tidak berpengaruh terhadap bertambahnya setoran pajak. Namun ia akui dengan sistem ini penerimaan akan lebih cepat dan dimonitor langsung. Dijelaskan Darmin, dahulu wajib pajak biasa menyetor pajak sebelum pukul 11.00. Karena lewat pukul 11.00 maka loket sudah tutup, dan dimasukkan ke penerimaan hari berikutnya. Secara terpisah, Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo, menyatakan MPN akan makin mendukung rencana Ditjen Pajak menerapkan self assesment dalam membayar pajak. Sebagai contoh di Bank Mandiri, papar dia, bila wajib pajak hendak membayar tagihan cukup mendatangi 2.800 ATM Bank Mandiri serta 921 kantor cabang uamg tersebar. `'Sistem ini aman karena sistem pembayaran tersebut dilindungi oleh mekanisme pengamanan elektronik banking yang telah baku,'' ucap Agus. Meski diklaim bakal lebih aman, tentu saja ada ruang-ruang penyimpangan yang bisa terjadi dalam MPN. Mulia Nasution mengakui hal ini. Untuk itu penerapan MPN harus diimbangi dengan kedisiplinan dan kemauan petugas untuk melakukan input secara benar.
Ketersediaan Teknologi dan Dampaknya
Perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika mengarah ke konvergensi dan dipicu oleh ketatnya kompetisi, melahirkan berbagai inovasi dan lompatan teknologi Telematika.
Paradigma diatas sangat mempengaruhi pola dan strategi bisnis, tidak terkecuali industri perbankan. Tuntutan keragaman, kemudahan, kecepatan dan harga jasa yang sangat murah semakin cepat mengemuka.
Bagi sektor perbankan yang sangat mengutamakan unsur kepercayaan dan efisiensi serta layanan berkualitas, perlu menata ulang bisnisnya dengan mencermati ketersediaan inovasi teknologi serta dampaknya bagi kelangsungan dan pertumbuhan bisnisnya.


Berikut diuraikan teknologi dan dampaknya bagi perbankan :
A. Internet
Merupakan jaringan media informasi global untuk umum berkecepatan tinggi, yang menghubungkan setiap PC dengan PC lain melalui modem.
Manajemen operasinya diatur melalui Penyedia Jasa Internet (ISP) yang terhubung dengan International Internet Gateway, sehingga setiap individu dengan PC yang dilengkapi modem dapat berkomunikasi, bertukar informasi atau hanya sebatas mencari informasi keseluruh belahan dunia.
B. Intranet
Jaringan komunikasi intuk keperluan internal, yang mampu membuat sesama karyawan dapat bertukar informasi dan bertukar pengetahuan ataupun media penyampaian informasi kebijakan perusahaan pengganti majalah, bulletin di internal perusahaannya (private network).C. Extranet
Jaringan komunikasi yang dibangun dari saru perusahaan ke perusahaan lainnya untuk saling bertukar informasi, bertransaski dari dan ke supllier, pelanggan dan pelaku bisnis lainnya