Jumat, 23 Mei 2008
Jumat, 16 Mei 2008
Dalam bagan Lingkup Perluasan Fungsi Public Relation ( Wasesa, 2005;6Lingkup perluasan fungsi PR, sebenarnya media informasi merupakan “tujuan antara” PR. Karena yang menjadi tujuan akhir atau sasaran PR adalah stakeholder perusahaan, yang bisa berarti konsumen, karyawan, partner perusahaan, shareholder maupun masyarakat dilingkungan sekitar dimana perusahaan tersebut melakukan aktivitas bisnis seperti pada bagan dalam soal.Pertanggungjawaban PR terhadap manajemen sebenarnya bukan sebatas hasil (output) yang di dapat dari liputan media massa ataupun suksesnya penyelenggaraan even, tapi sekaligus bagaimana perubahan sikap dari target audience. Karena sebenarnya tujuan dari Public Relation adalah membangun persepsi public sehingga sesuai dengan kebijakan manajemen yang output and outcomes-nya harus dikonversi ke dalam bentuk rupiah.Perluasan peran dan fungsi public relations dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu: a. perluasan untuk kepentingan internal perusahaan. Peran ini menekankan bagaimana public relations juga bertanggungjawab untuk membentuk citra perusahaan di kalangan stakeholder internal. Selain membantu mengembangkan loyalitas, public relations juga bertanggungjawab mendukung manajemen dalam menciptakan kenyamanan bekerja di perusahaan. Baik saat perusahaan dalam keadaan baik maupun dalam perubahan manajemen.b. perluasan untuk kepentingan eksternal perusahaan. Peran ini menekankan bagaimana public relation harus mendukung kinerja manajemen dalam membangun relasi yang saling menguntungkan dengan stakeholder eksternal, baik pemegang saham, rekan kerja perusahaan ataupun konsumen.Perluasan untuk fungsi eksternal perusahaan adalah bagaimana seorang PR dapat mencitrakan perusahaa produknya secara elegan. Beberapa hal yang berkembang yaitu: Financial PR, Marketing PR, dan Trade PR.· Financial PRMunculnya kasus-kasus skandal keungan internasional yang membawa citra buruk bagi industri konsultan keungan mendorong profesi sektor keuangan untuk mulai memanfaatkan PR untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa yang mereka lakukan dapat dipertanggungjawabkan karena mempunyai dasar. Ikatan Akuntan Indonesia juga menyadari hal ini, di satu sisi mereka harus menjaga kerahasiaan klien, tetapi di sisi lain mereka juga harus memastikan bahwa informasi yang beredar adalah benar. Lembaga keuangan tetap memiliki kewajiban untuk menjunjung tinggi kerahasiaan perusahaan. Disinilah financial public relation berperan dalam membantu menerjemahkan data-data sehingga menjadi transparan tetapi tetap menjaga kerahasiaan pada poin-poin tertentu.· Marketing PRMarketing PR focus pada upaya membangkitkan minat pihak ketiga agar mau menceritakan tentang kebaikan merek. Dengan tujuan membangun loyalitas dan keinginan beli konsumen. Salah satu contoh adalah yang dilakukan Nestle merupakan bagaimana kerja PR dan pemasaran memiliki kaitan yang kuat. Nestle memadukan citra sapi dalam kreativitas melukis anak. Strategi ini cukup memikat banyak media dan stakeholders nestle. Pertama, karena nestle bias mengaitkan produk susunya dengan kesukaan anak melukis. Kedua, dengan memikat anak-anak, nestle dengan sendirinya akan mendapatkan atensi dari orang tua anak juga karena aktivitas anak hamper pasti melibatkan orang tua mereka.Ketertarikan media massa terhadap program tersebut juga mengulas hal yang sama mengenai program PR yang dilakukan nestle. Disinilah persinggungan antara PR dan pemasaran terjadi yang kuncinya terletak pada perkawinan antara public relations dan pemasaran memang terletak pada kreativitas terutama yang berkaitan dengan produk.Namun, belum semua perusahaan melakukan hal tersebut karena PR dianggap sekadar mengurusi citra korporasi dan tidak mengetahui tentang citra yang dibutuhkan oleh produk ataupum merek. Padahal secara mendasar terdapat perbedaan yang signifikan dalam pengembangan citra produk dan citra korporasi. Itu sebabnya seorang praktisi PR harus memahami konsep dasar pemasaran. Bukan hanya pemahaman teoritis melainkan keterlibatan langsung dengan aktivitas pemasaran itu sendiri.· Trade PRHal yang sama sebenarnya juga dilakukan oleh pemasaran. Dengan semakin meningkatnya persaingan untuk menempatkan informasi produk secara tepat di benak konsumen melalui jalur-jalu dimana konsumen tersebut melakukan aktivitasnya, maka strategi pemasaran mulai bergeser untuk memperhatikan aktivitas konsumen saat berada dijalur distribusi dimana merek tersebut dijual. Karena itulah berkembang strategi pemasaran yang baru yang disebut Trade Marketing, dimana strategi pemasaran dikembangkan dengan mengoptimalkan fungsinya disetiap jaringan distribusi produk.Secara spesifik Trade PR merupakan pengembangan konsep Marketing PR, hanya bidang geraknya lebih diarahkan untuk menunjang terjadinya pengambilan keputusan pada konsumen dijalur distribusi.Perbedaan Marketing PR dan Trade PRMarketing PRTrade PRMemberikan edukasi kepada konsumenMeluncurkan merek atau produkMembangun even merekMengembangkan pelayanan public kepada konsumenMembantu media melakukan tes produkMengajak media dan masyarakat untuk melihat proses pembuatan produkMengumumkan penggunaan teknologi baru yang di inginkan oleh produkMembangun hubungan baik dengan mereka yang terlibat dalam lini distribusiMembantu meyakinkan (calon) pembeli pada saat berada dijalur distribusiMelatih salesman dijalur distribusi dalam melakukan pendekatan dengan (calon) pembeliMenciptakan suasana kondusif untuk merasakan keunggulan produk dijalur distribusiMembuat program bagi pengunjung dan pembeli yang mampu menciptakan efek word of mouth secara kuatMenurut Bertens ada 3 pengertian etika, yaitu:· etika adalah nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan dalam kehidupan seseorang atau kelompok yang digunakan untuk mengatur tingkah lakunya.· Etika adalah kumpulan nilai moral yang dimiliki oleh suatu masyarakat yang diaplikasikan dalam bentuk kode etik.· Etika adalah nilai yang dianggap baik atau burukSedangkan hukum adalah suatu bentuk peraturan baik yang tertulis ataupun tidak tertulis yang mengikat masyarakat dan dibuat oleh pihak yang berwenang dalam suatu wilayah apabila dilanggar akan mendapatkan sanksi yang telah ditentukan dan berguna untuk menciptakan ketertiban dalam masyarakat.Perbedaan etika dan hukum yaitu terletak pada sifat, tujuan dan sanksinya. Kalau etika sifatnya baik atau buruk (nilai universal) dan moral, tujuannya mengatur perilaku dan berakhlak baik, tidak mempunyai sanksi atau hanya disebut dengan amoral. Sedangkan hukum bersifat hukum public dengan tujuan menjaga ketertiban dan keadilan umum, dan mempunyai sanksi berupa hokum perdata dan hukum pidana.Etika profesi adalah lebih kepada nilai, norma, kaidah, atau ukuran yang diterima dan ditaati oleh para karyawan atau pegawai berupa peraturan yang harus ditaati oleh semua karyawan dan harus dilaksanakan karena hal tersebut melekat pada status atau jabatannyadan lebih bersifat informative.Kode etik adalah aturan yang ditetapkan bersama dan ditaati bersama oleh seluruh anggota yang tergabung dalam suatu profesi atau etika juga bisa disebut pedoman atau kode etik juga dapat disebut dengan pedoman dalam berperilaku dalam rangka menjaga citra organisasi.Kode etik PR merupakan standar moral atau piagam moral yang memuat prinsip-prinsip dasar dan patokan kode perilaku (code of conduct) baik individual seagai penyandang profesi PR (PRO by profession) maupun dilihat dari fungsi atau peranan PR dalam suatu organisasi (PR by function). Artinya, 1. kode etik PR menjadi pedoman etis bagi pelaku (subjek) yang terlibat dalam menjalankan profesi kehumasanyang menjadi pilihan hidupnya.2. Ditunjukkan dalam proses pelaksanaan fungsi kehumasan, pengambilan keputusan, serta kebijakan yang memiliki kewajiban, tanggungjawab, dan kewenangan dalam struktur atau proses manajemen organisasi yang memiliki kualifikasi tertentu, teknis pekerjaan (job specification technic) dan jabaran kerja (job description) yang jelas, terbuka, professional, dan proporsional untuk bekerjasama dengan bagian terkait lainnya secara koordinatif.Tiga konsep penting dalam etika kehumasan· Citra adalah pengetahuan mengenai kita dan sikap terhadap kita yang mempunyai hal-hal dalam kepentingan yang saling berbeda· Penampilan merupakan pengetahuan mengenai suatu sikap terhadap yang kita inginkan untuk dimiliki kelompok kepentingan kita yang beragam· Etika merupakan cabang dari ilmu filsafat, merupakan filsafat moral atau pemikiran filosifis tentang moralitas, biasanya selalu berkaitan dengan nilai-nilai kebenaran dan kebaikan.3. Unsur yang paling kuat membentuk hubungan pengusaha adalah keberadaan public. Jika ditarik hubungan antara pengusaha, pemerintah, dan dewan perwakilan rakyat. Unsur kepentingan masing-masing pihak tersebut akan tampak jika terdapat kepentingan public disana. Karena memang keberadaan dewan perwakilan rakyat dan pemerintah muncul karena adanya kepentingan public. Sehingga dibutuhkan seorang public relation untuk menjembatani hubungan tersebut. Walaupun ada yang mengatakan bahwa semua orang dapat menjadi PR namun tidak semua orang dapat melakukan pekerjaan PR.Mengapa disini DPR melakukan fungsi humas yaitu karena DPR memiliki posisi yang lebih dekat dengan public. Kemudian baik DPR ataupun PPP menggunakan fungsi PR sebagai method of communication yang dalam hal ini mereka merasa perlu memberikan komentar terhadap kasus yang menimpa anggotanya tersebut. Dan mengkomunikasikan kasus dugaan tersebut melalui media kepada public. Walaupun hal tersebut merupakan pelanggaran terhadap kode etik PR.
Perusahaan minyak Chevron (CPI) boleh saja tersenyum karena menurut Pengamat Perminyakan Nasional Kurtubi mengatakan harga minyak dunia berpotensi menyentuh dari harga 200 dolar AS per barel. Hal ini disebabkan permintaan minyak kian tinggi sementara pasokan minyak terus menurun.Menurutnya kenaikan harga minyak yang luar biasa akan mendatangkan keuntungan besar bagi perusahaan minyak di Riau seperti Chevron (CPI). Kelipatan keuntungannya sangat besar, tergantung sampai mana kenaikan harga minyak.Disisi lain,bila gejolak minyak terus merangkak ke atas, Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dipastikan akan jebol dan terjadi krisis moneter. Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau, Mukti Sanjaya mengatakan , beban negara dalam membayar cost recovery seharusnya mampu dipangkas dengan besarnya keuntungan dari para Kontraktor Kontrak Kerja Sama ( KKKS).Sehingga anggaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memberikan tunjangan kepada masyarakat bawah yang memang sangat terpukul dengan kondisi ekonomi yang serba sulit saat ini.
Baru-baru ini dalam tayangan berita di televisi ditayangkan pegawai negeri sipil di suatu daerah terkena razia oleh Satpol PP karena saat jam kerja kedapatan berada di luar lingkungan kerja seperti di pusat perbelanjaan, kedai kopi, dan tempat lain.Kemukakan pendapat anda dengan fenomena tersebut dan kaitkan dengan produktivitas dan kinerja dari pegawai negeri sipil! Min.2 alineaJawab :Menurut pendapat saya fenomena tersebut tentu saja sangat merusak citra dari Pegawai Negeri Sipil (PNS). Karena menurut saya tidak semua PNS berperilaku demikian. Tetapi karena kelakuan sebagian PNS yang bolos saat jam kerja ke tempat-tempat di luar lingkungan kerja maka secara otomatis hal tersebut telah mencoreng nama baik dari aparatur pemerintah.Jika dilihat dari produktivitas dan kinerja dari PNS tentu saja juga sangat berpengaruh. PNS yang dinilai mempunyai kinerja baik pasti juga akan terkena dampak yaitu dinilai buruk oleh masyarakat. PNS yang seharusnya mengabdikan dirinya kepada pemerintah malah mencoreng nama baik pemerintah itu sendiri. Seharusnya tanpa teguran sama sekalipun PNS itu harus sadar karena mereka telah disumpah untuk menjalankan tugas mereka dengan sebaik-baiknya. Padahal gaji PNS sudah sangat mencukupi, mereka juga sering mendapatkan tunjangan-tunjangan dari pemerintah. Tetapi hal tersebut tidak diimbangi dengan kinerja yang memuaskan.Secara produktivitas tentu saja hasil kinerja dari PNS tidak akan maksimal dan banyak pekerjaan yang terlantar karena mereka tidak serius dalam menjalankan tugas mereka. PNS lebih banyak bermain-main dalam mengerjakan tugas dan cenderung meremehkan pemerintah karena mereka tidak bisa dipecat secara sembarangan. Pemerintah hendaknya bersikap tegas dalam menyikapi fenomena ini. Karena masalah ini cukup serius, menyangkut nama baik pemerintah dan PNS itu sendiri.Untuk memperbaiki citra dan reputasi dari aparat pemerintah tersebut apa langkah kongkrit yang dilakukan oleh humas pemerintah untuk meminimalisir citra negatif yang sudah lekat dari aparat pemerintah tersebut!Jawab :Menurut saya langkah kongkrit yang dilakukan oleh humas pemerintah untuk meminimalisir citra negatif yang sudah lekat dari aparat pemerintah tersebut yaitu membuat sebuah program kehumasan yang tujuannya memperbaiki citra dari pemerintah dan PNS di mata masyarakat. Sasaran dari program ini adalah aparat pemerintah yang dalam hal ini adalah PNS.Humas pemerintah sebaiknya membuat program kehumasan yaitu memberikan teguran kepada PNS yang kedapatan berada di luar lingkungan kerja pada saat jam kerja. Jika teguran telah diberikan sebanyak 3 kali dan tidak ada perubahan maka tahap selanjutnya adalah dengan memberikan sanksi berupa potongan gaji mereka. Jika ini juga tidak membuat para PNS yang bolos saat jam kerja merasa jera maka golongan mereka akan diturunkan dan jika 3 tahap di atas juga tidak berhasil maka tahap terakhir yaitu PNS yang kedapatan berada di luar lingkungan kerja pada saat jam kerja yaitu memecat mereka secara tidak hormat.Jangka waktu pelaksanaan program humas ini adalah 1 bulan sejak diterapkan dalam lingkungan pemerintah dan diharapkan akan mendapatkan respons positif dari segenap PNS dan dijalankan sebagaimana mestinya. Kemudian dilakukan evaluasi guna mengetahui sejauh mana program tersebut berjalan sebagaimana mestinya dan melihat bagaimana tanggapan serta opini public dari masyarakat tentang PNS setelah program tersebut diterapkan.
Kota besar dengan kemacetannya membuat urusan sepele seperti membayar telepon atau mengirim uang melalui bank menjadi beban. Selain macet, mencari areal parkir pun bisa bikin senewen. Memang ada anjungan tunai mandiri (ATM) yang lebih praktis. Akan tetapi, tak jarang pula antrian di depan ATM juga panjang. Melihat hal itu, beberapa bank mencoba memberi layanan yang memudahkan nasabah bertransaksi. Mengandalkan teknologi telekomunikasi, mereka menciptakan layanan phone dan internet banking.Setiap perusahaan mempunyai keinginan untuk dapat memberikan pelayanan terbaiknya kepada konsumen, disinilah awal dimana bisnis akan berjalan baik dan berkembang besar. Diantaranya adalah Bank sebagai sebuah perusahaan yang mempunyai tugas untuk dapat memberikan jasa pelayanan keuangan kepada masyarakat dan juga harus mampu memberikan service level (tingkat pelayanan) yang tinggi untuk menuju kepada kepuasan pelanggan yang positifDunia perbankan yang dikembangkan lebih lanjut dengan perkembangan ekonomi yang mulai banyak berbasis pada teknologi informasi. Tentunya di luar hal-hal yang sudah umum di dunia perbankan saat ini, seperti infrastruktur ATM bersama dll. Secara umum akan ada dua (2) hal besar di dunia perbankan yang dapat terasa manfaatnya.Teknologi Informasi (TI) merupakan jawaban bagi Bank yang ingin mempunyai akselerasi tinggi terhadap proses bisnisnya yang berorientasi kepada kepuasaan pelanggan yang positif. Hal ini di mungkinkan karena Teknologi Informasi mampu memberikan berbagai informasi yang berkenaan dengan pelanggan maupun pelayanan-pelayanan lain dengan cepat dan akurat. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan dan juga peningkatan pelayanan kepada konsumen.Hal yang paling kritis dalam aplikasi keuangan / perbankan terutama adalah masalah security. Kegagalan sisi keamanan jaringan akan dapat menyebabkan kerugian yang tidak sedikit bagi industri perbankan. Secara umum arsitektur keamanan jaringan sebetulnya cukup kompleks. Untuk melihat tingkat kompleksitas teknologi keamanan jaringan, dapat dilihat dengan seksama berbagai komponen keamanan jaringan pada gambar terlampir.Secara umum ada empat (4) aspek keamanan jaringan, yaitu:1.Penetrationtesting2.CertificateAuthority/PKI3.VulnerabilityTesting4.Managed Security ServicesMasing-masing aspek akan mencakup yang yang cukup kompleks, misalnya, aspek Penetration Testing meliputi Active Content Monitoring / Filtering, Intrusion Detection – Host Based, Firewall, Intrusion Detection – Network Based, Authorization, Air Gap Technology, Network Authentication, Security Appliances. Aspek Certificate Authority / Public Key Infrastructure meliputi hal Certificate Authority, File & Session Encryption, VPN & Cryptographic Communications, Secure Web Servers, Single Sign On, Web Application Security. Tentunya merupakan cabang ilmu tersendiri untuk menjamin sebuah infrastruktur yang sangat aman. Saran bagi pembaca yang ingin mendalami lebih lanjut, sangat di sarankan untuk membaca-baca http://www.sans.org dan http://rr.sans.org. Bagi pembaca yang ingin melihat bagaimana teknik-teknik hacking yang terbaru mungkin ada baiknya membaca http://packetstormsecurity.org. Mohon berhati-hati dalam mendalami ilmu keamanan jaringan jangan sampai terbakar sendiri.Sebagian besar dari teknologi keamanan jaringan sebetulnya tersedia secara terbuka (open source). Misalnya untuk certicicate authority / PKI saya biasanya menggunakan openSSL; Untuk secure web transaction biasanya digunakan standard secure HTTP (https); untuk membangun Virtual Private Network antar bank biasanya digunakan Free Secure Wide Area Network (FreeSWAN). Semua biasanya tersedia di berbagai distribusi Linux.Dengan menguasai teknik keamanan jaringan dan mampu membuat aman-nya jaringan maka bukan mustahil kita dapat lebih mengeffisienkan infrastruktur backoffice industri perbankan. Bukan mustahil kita dapat menggunakan infrastruktur yang berbasis Internet dan IntraNet sebagai backbone infrastruktur per bankan. Terutama untuk menjangkau bank-bank cabang atau bank bergerak di daerah urban, sub-urban bahkan daerah rural dan remote jika di inginkan.Yang akan menjadi lebih seru lagi adalah jika clearning antar Bank yang biasanya dilakukan melalui Bank Indonesia dapat dikembangkan secara online. Setahu saya hal ini sedang terjadi di Bank Indonesia. Yang tentunya akan menjadi tantangan yang lumayan membuat kepala pusing para pimpinan Bank yang biasanya mempunyai background non-teknik. Dengan semakin effisien-nya mekanisme clearning, maka jumlah transaksi akan dapat berlipat ganda dalam waktu yang jauh lebih singkat.Di sisi pelanggan / pengguna jasa Bank, perkembangan teknologi tidak kalah menarik. Secara umum ada dua (2) teknologi yang menjadi basis interaksi dunia perbankan dengan pelanggannya agar dapat dilakukan transaksi secara on-line dan transaksional, yaitu,Selular Telepon InternetSecara umum telepon selular menjadi lebih menarik karena jumlah pelanggan yang lebih dari 10 juta pelanggan, sedang Internet hanya sekitar 4 juta saja. Bahkan berdasarkan berita di http://www.cellular-news.com, menurut CSFB, Indonesia termasuk yang mempunyai potensi yang sangat besar, rangking ke dua di Asia Pacific bagi pertumbuhan pengguna selular dengan tambahan sekitar 2.14 pelanggan di akhir tahun 2002 yang lalu. Tentunya akan bertambah seru lagi dengan semakin banyaknya operator yang menggelar infrastruktur selular.Internet banking, melalui web dan e-mail, dapat menjadi fasilitas transaksi terutama untuk corporate customer karena pada hari ini cukup banyak kantor yang sudah on-line 24 jam ke Internet. Teknologi keamanan jaringan yang di jelaskan di atas juga telah cukup mapan, terutama jika digunakan enkripsi dengan panjang kunci 128 bit pada akses web bertumpu pada teknologi OpenSSL; 1024 bit pada transaksi e-mail bertumpu pada teknologi GnuPG di tambah teknologi One Time Password, seperti BCA-key di BCA, cukup handal untuk menjamin keamanan transaksi. Seperti hal-nya corporate banking lainnya sangat di untungkan karena transaksi yang diproses tidak banyak tapi mengalirkan uang dengan berjumlah sangat besar. Transaksi jenis ini justrun yang paling menguntungkan untuk dunia perbankan karena termasuk kategori transaksi Business To Business (B2B).Berbeda dengan InterNet Banking, pada end-user atau customer biasa, aplikasi yang jelas-jelas akan menjangkau banyak massa adalah Short Message Services (SMS) yang jelas akan menjangkau banyak sekali pelanggan. Salah satu keuntungan dengan adanya teknologi selular bagi dunia pelanggan adalah sistem authentikasi yang sudah built-in dalam infrastruktur telepon selular. Authentikasi akan sangat memudahkan bagi dunia perbankan untuk melakukan mapping antara pelanggan / client antara dunia perbankan dengan dunia selular melalui nomor telepon dan nomor account.Ada cukup banyak forum open standar untuk transaksi SMS, MMS, WAP yang menstandarisasi teknologi messaging antar pengguna selular telepon, diantaranya adalah http://www.openmobilealliance.org, http://www.smsforum.net dan http://www.nowsms.com. Bagi mereka yang ingin membuat sendiri gateway WAP dan SMS menggunakan solusi open source yang terbuka dapat berexperimen dan mencobanya dari http://www.kannel.org.Adanya Internet Banking dan Mobile Banking akan menjadi lebih semarak lagi, jika saja ada kerjasama yang cukup erat antara dunia perbankan, operator selular, operator Internet dengan berbagai service provider, software house untuk mengembangkan aplikasi yang lebih terintegrasi dari berbagai layanan. Contoh sederhana, memberikan informasi perbankan, apakah itu kurs valuta asing, bunga bank, proses peminjaman uang, bunga deposit dll melalui SMS, e-mail, Web.Pada tingkat yang lebih kompleks mendukung transaksi pembelian barang, penjualan barang dengan transaksi keuangan melalui SMS, tidak hanya tergantung pada mekanisme kartu debet atau kartu kredit yang biasa. Barangkali ini merupakan perkembangan menuju mobile commerce. Tentunya dibutuhkan service provider atau software house yang mampu membangun payment gateway terutama melalui SMS antara bank, penjual dan pembeli. Terutama karena mobile commerce termasuk kategori transaksi business to customer (B2C).
PENERAPAN TEKNOLOGI E-BANKING PADA BANK BCA
Perkembangan perekonomian global saat ini semakin terlihat kelemahannya. Terlebih lagi terkait masalah kondisi resesi amerika serikat yang diawali oleh adanya kasus kredit macet yang kita kenal dengan subramemortage. Kasus ini membawa dampak besar terhadap Negara-negara lain, termasuk Indonesia. Efek jangka pendek adalah melemahnya nilai tukar rupiah. Secara makro,hal ini salah satunya terkait dengan berkurangnya jumlah ekspor ke Negara tersebut. Dengan berkurangnya jumlah ekspor, diikuti dengan pasokan impor kita yang bertambah memperparah kondisi saat ini.Dari fakta diatas,terlihat bahwa Negara ini masih sangat tergantung dengan Negara lain dalam perekonomian. Sehingga dibutuhkanlah kemandirian secara perekonomian untuk membangun Negara ini. Hal ini dapat diawali dengan meningkatkan perkembangan mikro ekonomi terkait masalah pergerakan di sektor riil. Dengan bergulirnya perekonomian di sector riil maka arus perekonomian dapat tetap berjalan. Fakta saat ini adalah, orang cenderung bermain di sektor moneter terlihat dari perbandingan perkembangan antara sektor moneter dan sektor riil yang memiliki perbedaan cukup signifikan. Dimana perkembangan sektor moneter jauh diatas sektor riil. Hal ini diperparah dengan adanya spekulasi-spekulasi yang terjadi di sektor moneter.Sehingga terlihat adanya dikotomi sektor menjadi dual sektor dimana sektor utama yaitu sektor riil menjadi terhambat. Sehingga arus peredaran uangpun di sektor riil menjadi terhambat. Hubungannya adalah supply uang yang ada di sektor riil berpindah pada sektor moneter dimana pelaku perekonomiannya hanya orang-orang yang memiliki kemampuan menengah keatas. Sehingga hal ini dapat mematikan para pelaku ekonomi dari kalangan menengah ke bawah.Dikotomi sektor tersebut terbentuk akibat adanya sistem yang sudah melekat kuat pada berbagai Negara di dunia. Sistem yang dimaksud adalah sistem riba. Sistem ini juga merupakan salah satu cara yang digunakan negara kita untuk menangani inflasi. Padahal jika diperhatikan dengan seksama, Dalam jangka pendek, peran bunga yang ada seperti penaikan suku bunga justru akan menarik uang dari peredaran (supply uang berkurang) karena orang cenderung menyimpan uangnya pada lembaga yang menyediakan return yang besar. Dengan adanya hal ini maka aktivitas disektor riilpun menjadi berkurang. Hal ini menurunkan tingkat aggregat supply barang.Dalam jangka penjang, dengan berkurangnya supply barang maka menyebabkan kondisi pasar menjadi kurang stabil. Hal ini diakibatkan oleh meningkatnya demand akan barang yang berlebihan. Sehingga hal ini justru menyebabkan inflasi. Selain itu, investasipun juga akan berkurang karena terkait dengan alasan pertama yaitu orang cenderung menyimpan uangnya untuk mendapatkan return yang besar dibandingkan dengan berinvestasi. Hal ini menjelaskan ketika ada suku bunga yang besar dipasar maka aliran investasi yang memiliki persentase dibawah nilai suku bunga akan mati.Peran pemerintah disini sangat besar terutama dalam penentuan masalah kebijakan dan sistem regulasi. Sehingga pemerintah diharapkan secara perlahan meninggalkan sistem bunga yang memiliki dampak negatif.Islampun telah mengajari hal ini. Dan kita juga dapat melihat hebatnya sistem perekonomian Islam dimana Sistem ini telah ada beberapa abad yang lalu, tetapi jika diterapkan pada kondisi saat ini dapat memperbaiki kondisi perekonomian Negara ini. Sistem perekonomian Islam ini bukan hanya membawa kebaikan kepada para pemeluk agama Islam saja, tetapi juga agama diluar Islam.Strategi lain yang dapat dilakukan adalah memperbaiki sistem regulasi yang dapat membantu mengembangkan perekonomian syariah di nagara ini. Misalnya saja, memperbanyak office chanelling pada dunia perbankan Indonesia sehingga fasilitas untuk menabung secara prinsip syariah menjadi lebih banyak. Atau bias juga mendirikan UUS (Unit Usaha Syariah). Prinsip syariah menjamin bebasnya sistem riba dalam kegiatan perekonomiannya selaku peran bank itu sendiri sebagai pooling of fund. Dan system yang digunakannyapun adalah sistem bagi hasil dimana sistem ini menjaga kesejahteraan antar pihak yang melakukan transasaksi. Hal ini terlihat ketika pihak peminjam mengalami kerugian dalam menjalankan usahanya maka resiko yang diterima akan ditanggung secara bersama (sharing of risk). Berbeda dengan sistem kapitalisme yang ada dimana ketika peminjam mengalami kerugian dan tidak mampu mengembalikan modal pada waktu jatuh tempo maka beban biaya yang dibebankan kepada peminjam akan senantiasa bertambah seiring dengan berjalannya waktu. Hal ini terlihat dari kurva di bawah ini:Upaya yang tidak kalah pentingnya lagi adalah menjaga aliran uang di masyarakat sehingga orang yang tergolong ekonomi lemah dapat ikut terbantu untuk mengakses kebutuhan hidupnya. Strategi yang dipat dilakukan adalah mengatur penerapan pajak yang ada dimasyarakat. Dengan penerapan pajak yang sesuai maka hal ini dapat mengatur tingkat supply barang yang beredar di masyarakat. Misalnya dengan menaikan pajak maka supply barang akan tertekan namun dalam waktu dekat pemerintah akan melakukan government spending seperti kebijakan investasi. Harapannya adalah demand akan barang menjadi bertambah. Hal ini terkait dengan para pelaku produksi. Selain itu, pemerintah juga mesti memperbaiki sistem penerapan zakat dan pengawasan terhadap sistem zakat perlu lebih dioptimalkan lagi. Hal ini dapat dilakukan dengan cara, pemerintah memperbanyak badan pengawasan zakat.Diharapkan dengan penerapan instrument zakat yang optimal fungsi dari pajak itu sendiri sebagai funding to distribute dan effort to flowing dapat terjaga. Funding to distribute berfungsi untuk menyalurkan dana dari pihak yang mampu kepada pihak yang kurang mampu. Kegiatan ini memiliki fungsi sosial. Dengan adanya fungsi ini maka, demand di masyarakat akan bertambah karena kemampuan masyarakat pada golongan menengah ke bawah meningkat. Dengan bertambahnya demand maka akan merangsang produsen untuk memproduksi barang lebih banyak. Sedangkan effort to flowing berfungsi sebagai kontrol. Fungsi ini juga dapat berfungsi untuk mengendalikan laju inflasi. Misalnya ketika tingkat inflasi bertambah kemudian pemerintah menaikan zakat maka untuk menjaga agar masyarakat tidak terkena zakat begitu saja maka mereka akan segera menginvestasikan uang mereka pada usaha-usaha yang produktif. Sehingga hal ini meningkatkan tingkat investasi di sektor riil yang mengakibatkan aggregat supply barangpun bertambah. Dampaknya adalah menurunkan harga barang akibat dari inflasi. Selain itu fungsi lain dari penerapan zakat yang optimal adalah mempersempit gap antara masyarakat golongan menengah keatas dengan golongan menengah kebawah.Pemerintah juga perlu mempermudah birokrasi yang ada di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk menarik investor asing agar menanamkan modalnya di Indonesia. Fakta yang membuat bahwa investor akan tertarik menanamkan modalnya di Indonesia adalah kondusifnya iklim bisnis di Indonesia. Hal ini ditunjang dengan peranan pasar di Indonesia yang berkembang pesat. Dengan berkembanganya pasar di Indonesia maka akan membuat pasar tersebut menjadi pasar persaingan sempurna atau biasa disebut dengan perfect market competitive. Dampak dari adanya penanaman modal oleh investor adalah bertambahnya cadangan devisa Negara.Dengan pemerintah melakukan upaya-upaya tersebut diharapkan keseimbangan ekonomi dalam negeri dapat terjaga. Terutama keseimbangan pada sektor riil yang diharapkan menjadi sektor utama dalam perekonomian dengan memanfaatkan sektor moneter sebagai sarana pendukungnya.Dunia perbankan memegang peranan yang penting dalam perekonomian Negara ini. Hal ini terkait dengan fungsi yang dimiliki oleh bank itu sendiri sebagai lembaga intermediasi. Dimana bank menyimpan DPK (Dana Pihak Ketiga), yang hasilnya akan kebali diputar untuk menggerakan perekonomian. Kondisi yang bermasalah adalah ketika bank cenderung mengeluarkan uang dari sistem yang ada. Hal ini mengakibatkan supply uang yang beredar di masyarakat menjadi berkurang sehingga mengakibatkan hambatan pada aktivitas perekonomian.Hal ini didukung oleh suku bunga SBI yang terkadang lebih tinggi daripada bunga deposito. SBI itu sendiri tujuan awalnya adalah untuk menjaga agar nilai rupiah tidak terlalu besar dan untuk menanggulangi inflasi. Kaitannya yaitu bank cenderung membeli SBI karena return yang akan didapat lebih besar daripada bank menginvestasikan uang yang ada. Selain itu, menyimpan dana di SBI tidak ada resiko, berbada halnya ketika menggulirkan dananya pada sektor riil yang cukup memiliki banyak resiko. Dapat dikatakan ketika BI menjual SBI dan bank membeli SBI maka sedang terjadi kontraksi dalam perekonomian. Jadi dapat dikatakan, pembiayaan justru dilakukan oleh tabungan Negara. Padahal harapannya adalah uang yang ada justru beredar di sektor riil.Hal lain yang menghambat perekonomian ini adalah ketika perbankan justru memberikan suku bunga kredit yang cukup besar kepada kalangan menengah kebawah. Dalam hal ini pada usaha mikro, kecil dan menengah. Hal ini terlihat dari data yang saya dapatkan yaitu, kredit untuk korporat sebesar 12% sedangkan untuk UKM sebesar 24% (InfoBank). Ini menunjukan kredit dengan nilai besar lebih mudah dan murah sedangkan kredit dalam jumlah kecil cenderung lebih susah dan mahal.Dalam era globalisasi dan pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin canggih membuat dunia perbankan berlomba-lomba untuk mengembangkan pelayanan yang dapat mereka lakukan. Salah satunya adalah dengan electronic banking (e-banking). Berdasarkan data yang saya ketahui, bank yang saat ini unggul dalam electronic banking adalah Bank Central Asia (BCA). Hal ini terlihat dengan banyaknya automatic teller machine (ATM) yang beredar di masyarakat kita. Dan bank ini juga bekerja sama dengan bank lain dan membentuk jaringan yang disebut dengan ATM prima.Perkembangan teknologi informasi, telekomunikasi, dan Internet menyebabkan mulai munculnya aplikasi bisnis yang berbasis Internet. Salah satu aplikasi yang mulai mendapat perhatian adalah Internet Banking atau sering juga disebut e-Banking. Beberapa statistik menunjukkan naiknya jumlah pelaku e-Banking di dunia. Di Indonesia sudah ada beberapa pelaku Internet Banking. Salah satu pelaku yang cukup dikenal di masyarakat adalah layanan "KlikBCA" dari BCA. Salah satu aspek yang sangat penting dalam layanan perbankan adalah aspek keamanan (security).Sayangnya masalah keamanan ini seringkali terabaikan (baik secara teknis dan non-teknis) sehingga terjadi beberapa masalah. Di Indonesia sudah ada beberapa berita mengenai orang yang merasa uangnya dicuri melalui transaksi Internet Banking. Adanya situs "plesetan" (typosquatter) kilkbca.com yang bukan milik BCA akan tetapi dibuat menyerupai klikbca.com juga menjadi fakta yang menodai Internet Banking di Indonesia. Jika masalah ini tidak diatasi, maka kepercayaan masyarakat akan amannya transaksi Internet Banking menjadi luntur dan menyebabkan layanan ini dihindari. Masalah keamanan merupakan salah satu topik yang cukup kompleks. Pembahasan pada tulisan ini tidak dapat secara menyeluruh dan hanya difokuskan kepada aplikasi Internet Banking.Dengan adanya e-banking ini maka nasabah juga akan diberi kemudahan untuk melakukan transaksi. Dan biaya yang dikenakan juga tidak terlalu mahal jika dibandingkan ketika kita harus melakukan transaksi pada bank terdekat. Selain itu, bagi bank itu sendiri, pengadaan fasilitas ini juga menguntungkan bagi mereka karena mengurangi biaya operasional.Kondisi yang sekarang terjadi adalah bank-bank berlomba untuk mencari inovasi baru dalam mengembangkan e-banking, namun pemanfaatannya sendiri oleh nasabah bisa dibilang masih sedikit. Hal ini dikarenakan nasabah masih kurang mengenal produk-produk yang ditawarkan oleh bank-bank tersebut.Saat ini bank ritel di Indonesia memiliki produk dan layanan:1.Tabungan2.Deposito3.Giro4.KartuDebit5.KartuKredit6.Perdagangan Bank Notes, Valas, dsb (Trade Finance)Internet BankingBank BCA Internet Banking adalah fasilitas layanan yang diberikan kepada nasabah Bank BCA untuk melakukan transaksi perbankan melalui jaringan Internet, kapan saja, dimana saja, yang mempermudah penggunanya dari cek saldo, mutasi rekening sampai transfer, pembayaran tagihan dan pembelian voucher prabayar.Gagasan penggunaan internet banking muncul saat maraknya penggunaan Internet. Salah satu tujuan dengan adanya internet banking ini, yaitu untuk mengurangi kepadatan yang terjadi di lobi bank akibat dari nasabah yang harus datang langsung ke bank dan melakukan transaksi. Disamping itu pula Internet banking ini memberikan berbagai macam kemudahan, serta kenyamanan bagi nasabahnya, serta memberikan tingkat efisiensi yang lebih baik daripada nasabah yang harus datang langsung ke bank.Layanan ini seolah-olah memindahkan cabang Bank BCA ke dalam sebuah computer atau laptop. Baik itu yang berhubungan dengan pengecekan saldo, pindah buku, transfer dana antar bank, pembayaran rekening listrik, rekening telpon, pengisian pulsa, sampai dengan asuransi. Hal ini tentu saja membuat nasabah bisa bertransaksi tanpa harus datang ke bank atau nasabah bisa melakukan transaksi dimana saja yang ada koneksi internet.Salah satu kelebihan layanan internet banking Bank a BCA dalah transfer ke luar negeri. Kelebihan yang ditawarkan oleh internet banking Bank BCA ini belum banyak yang dimanfaatkan oleh nasabah. Selama kurang lebih 3 tahun beroperasi, nasabah paling banyak nasabah mengakses untuk transaksi inquiry 50 %, dan 30 % transfer antar rekening, sedangkan sisanya untuk layanan lain.Mengenai risiko bertransaksi via Internet, sebenarnya, berbagai jenis layanan bank mengandung risiko. Yang paling penting, bagaimana cara meminimalkan risiko itu. Ini bukan berarti Bank BCA tidak peduli dengan keamanan.Trend TransaksiJenis transaski sudah beragam baik menggunakan Kartu Debit, Kartu Kredit yang memanfaatkan jaringan ATM atau Debit Access Transaction umumnya di Cashier yang berlokasi di gerai, outlet tempat-tempat perbelanjaan.Sebagai gambaran BCA dengan 750 kantor online-nya, dilengkapi 2.100 ATM yang mempunyai fungsionalitas memadai, dapat menghandle dengan baik 8,2 juta nasabahnya.Dengan jumlah transaksi per hari 2,4 juta. Dari jumlah transksi tersebut rata-rata 821.000 transaski dilakukan melalui ATM, dengan kata lain tingkat pemakaian ATM-nya sebesar 3,9 kali. Sedangkan transaksi lainnya yang sudah lazim dilakukan meliputi:Mengecek saldoFasilitas Pembayaran: Pemindahbukuan dan Penarikan TunaiFasilitas untuk menerima Pembayaran (speed collect)Pembukaan dan pengecekan L/CLayanan On Line BankingSeperti ungkapan futurolog teknologi Nicholas Negroponte; bahwa dunia makin lama makin digital. Hal ini ditengarai oleh pesatnya perkembangan transaksi bisnis dan kegiatan non-bisnis yang makin beralih ke pemanfaatan komputer on-line.Dipicu oleh perkembangan Internet, makin meningkatnya kemampuan hardware dan software dengan kecepatan tinggi dan penyebaran komputer, makin menyadarkan nasabah bank akan berbagai kemudahan yang didapatkan dengan ketersediaan layanan On-line banking.Saat ini standar layanan ritel banking kelas dunia seperti Chase Manhattan Bank, Bank Of America (BOA) bagi nasabahnya bukan saja menyediakan transakasi real-time, namun banyak lagi produk layanan berbasis on-line seperti:Packet S/W (Windows) gratis dan tak terbatas sebagai antisipasi memenangkan persaingan teller-less.Packet software keuangan (Quicken, MoneyOne, BankNow)Packet Entreprise Resourches Planning (ERP software) yang tentunya sangat dibutuhkan dalam mengelola bisnisnya.Kesemua software bantuan tadi dapat diakses, berkat tersedianya portal khusus yang dimiliki oleh setiap Bank.Seorang pengguna internet Indonesia membuat beberapa situs yang mirip (persis sama) dengan situs klikbca.com, yang digunakan oleh BCA untuk memberikan layanan Internet banking. Situs yang dia buat menggunakan nama domain yang mirip dengan klikbca.com, yaitu kilkbca.com (perhatikan tulisan "kilk" yang sengaja salah ketik), wwwklikbca.com (tanpa titik antara kata "www"), clickbca.com, dan klickbca.com. Sang user mengaku bahwa dia mendapat memperoleh PIN dari beberapa nasabah BCA yang salah mengetikkan nama situs layanan Internet banking tersebut.Di sisi bank, dipasang pengaman standar transaksi online. Ada dua firewall dan secure socket layer 128-bit encryption. Teknologi ini bisa mengacak password yang dikirim dengan peluang tertebak nomornya persis seperdua pangkat 128 (1/8,5x1037). Tak cukup di situ, setiap habis transaksi, nasabah akan mendapat email berupa "notice" angka kode trtentu.Persoalan justru di pihak nasabah. Transaksi yang aman harus dilakukan di komputer sendiri yang tidak sembarangan orang memakainya. Jika dilakukan di tempat umum, warnet misalnya, mengandung risiko. Soalnya, transaksi seperti ini meninggalkan jejak yang bisa ditelusuri oleh orang yang ahli. Selain itu, nasabah perlu melakukan pengamanan sendiri dengan memperlakukan data-data sebagai barang amat pribadi.Ketersediaan Teknologi dan DampaknyaPerkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika mengarah ke konvergensi dan dipicu oleh ketatnya kompetisi, melahirkan berbagai inovasi dan lompatan teknologi Telematika.Paradigma diatas sangat mempengaruhi pola dan strategi bisnis, tidak terkecuali industri perbankan. Tuntutan keragaman, kemudahan, kecepatan dan harga jasa yang sangat murah semakin cepat mengemuka.Bagi sektor perbankan yang sangat mengutamakan unsur kepercayaan dan efisiensi serta layanan berkualitas, perlu menata ulang bisnisnya dengan mencermati ketersediaan inovasi teknologi serta dampaknya bagi kelangsungan dan pertumbuhan bisnisnya.Berikut diuraikan teknologi dan dampaknya bagi perbankan :A. InternetMerupakan jaringan media informasi global untuk umum berkecepatan tinggi, yang menghubungkan setiap PC dengan PC lain melalui modem.Manajemen operasinya diatur melalui Penyedia Jasa Internet (ISP) yang terhubung dengan International Internet Gateway, sehingga setiap individu dengan PC yang dilengkapi modem dapat berkomunikasi, bertukar informasi atau hanya sebatas mencari informasi keseluruh belahan dunia.B. IntranetJaringan komunikasi intuk keperluan internal, yang mampu membuat sesama karyawan dapat bertukar informasi dan bertukar pengetahuan ataupun media penyampaian informasi kebijakan perusahaan pengganti majalah, bulletin di internal perusahaannya (private network).C. ExtranetJaringan komunikasi yang dibangun dari saru perusahaan ke perusahaan lainnya untuk saling bertukar informasi, bertransaski dari dan ke supllier, pelanggan dan pelaku bisnis lainnya.D. World Wide Web (www)Entitas yang paling cepat tumbuh dalam fasilitas Internet, yang menyediakan fasilitas dan kemudahan dalam membuka atau mengirim informasi melalui saluran/ links “hypertext”.Dengan entitas ini memudahkan setiap komputer yang terhubung ke Web secara cepat mendapat akses informasi umum dari setiap komputer lainnya di Internet, walaupun jumlah informasinya banyak atau dari tempat yang jauh.E. e- commerceMerupakan aplikasi perdagangan yang memanfaatkan fasilitas Internet, yang menjadikan setiap individu/ perusahaan dapat secara langsung tersambung secara digital ke perusahaan/individu lainnya untuk melakakukan transaksi bisnis.Pemanfaatannya saat ini dapat dikategorikan dalam:1. Business to Business2. Business to CustomersAgar keduabelah pihak dapat bertransaksi secara langsung, terlebih dahulu harus dibangun 2 sistem yang terintegrasi:1. Interactive order entry and processingMenjamin tersedianya fasilitas bertransaksi mulai, Informasi produk dan specifikasinya (e-marketplace), Pemesanan (Placing Order), Order Processing sampai pemenuhan Order (e-fulfillment)2. On-line paymentFasilitas internet yang memungkinkan pembayaran dilakukan secara on-line antara pembeli ke Bank atau Credit Card, setelah proses order terpenuhi persyaratannya (e-fulfillment).Fasilitas ini menggantikan proses dagang konvensional seperti : pesan lewat Fax, e-mail, pembayaran dengan L/C sampai monitoring kelengkapan dokumennya. Kemajuan dalam teknologi transfer dana elektronik tersebut rupanya tak hanya berdampak pada bisnis layanan keuangan Pos Indonesia tapi lebih jauh lagi juga berdampak pada bisnis surat. Perkembangan pesat teknologi tersebut rupanya telah memicu munculnya “paperless banking” yang menjadikan arus surat yang datang dari munculnya transaksi keuangan turun drastis, karena transaksi tersebut dapat sepenuhnya dilakukan secara elektronik. Disamping itu kini banyak bank menawarkan “pay by phone” service dalam pembayaran tagihan dengan menggunakan kartu kredit, yang praktis tidak lagi melibatkan korespondensi finansial dengan menggunakan surat. Akibat dari perkembangan ini gampang ditebak, bisnis pengiriman surat dari Pos Indonesia untuk kalangan perbankan ini dari waktu ke waktu semakin terpangkas.Informasi saat ini sudah menjadi sebuah komoditi yang sangat penting. Bahkan ada yang mengatakan bahwa kita sudah berada di sebuah "information-based society". Kemampuan untuk mengakses dan menyediakan informasi secara cepat dan akurat menjadi sangat esensial bagi suatu organisasi.Berdasarkan pengalaman-pengalaman yang telah terjadi, saya melihat beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh Bank BCA agar penerapan Sistem Informasi dalam hal ini e-banking bisa berjalan dengan baik, yaitu Bank BCA pertama-tama harus bisa mengedukasi nasabah baik itu lewat media promosi atau lewat seminar agar nasabah bisa mengerti apa sebenarnya yang dimaksud dengan phone banking dan internet banking, serta bagaimana cara penggunaannya.Hal lain yang juga harus diperhatikan yaitu menyangkut keamanan, saya melihat bahwa faktor keamanan merupakan salah satu faktor penting dari suatu sistem informasi. Sayang sekali masalah keamanan ini sering kali kurang mendapat perhatian dari para pemilik sistem informasi. Saya melihat salah satu penyebab masih kurangnya nasabah menggunakan e-banking, dalam hal ini internet banking yaitu masalah kepercayaan akan system keamanan. Jadi Bank BCA harus benar-benar bisa menjamin dan membuat suatu system pengamanan yang nantinya bisa meyakinkan konsumen bahwa transaksi via Internet yang mereka gunakan benar-benar aman.Untuk menciptakan suatu system yang benar-benar aman, biasanya sangat rumit, sehingga hal ini seringkali menyulitkan nasabah juga. Kadang nasabah justru menjadi bingung sendiri dengan system yang ada karena prosesnya yang terlalu ribet, padahal tujuan utama dari pembuatan system ini untuk memberikan kemudahan bagi nasabah.Sekarang ini banyak perusahaan yang mencoba melakukan penerapan komputerisasi ke Internet secara meloncat (dalam arti sekedar business presence tetapi tanpa persiapan yang benar-benar matang secara menyeluruh), harapannya agar supaya segera dapat mensejajarkan diri dengan perusahaan lain yang lebih dahulu melangkah ke system komputerisasi tersebut. Sering kali dilupakan bahwa justru faktor penentu adalah persiapan yang matang. penerapan yang terencana, mensinergikan segala potensi yang ada dan melakukan integrasi yang baik. Selain dari itu masalah prosedur, administrasi dan manusia juga kadang terabaikan dimana seharusnya dilakukan perubahan seiring system komputerisasi yang diterapkan.
Secara etimologis atau menurut asal katanya, istilah komunikasi berasal dari bahasa Latin communication, dan perkataan ini bersumber pada kata communis yang artinya adalah sama, dalam arti kata sama makna, yaitu sama makna mengenai suatu hal. Jadi komunikasi berlangsung apabila antara orang-orang yang terlibat terdapat kesamaan makna mengenai suatu hal yang dikomunikasikan.Secara terminologis komunikasi berarti proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain. Secara paradigmatis komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan o;eh seseorang kepada orang lain untuk memberi tahu atau untuk mengubah sikap, pendapat atau prilaku, baik langsung secara lisan, maupun tak langsung melalui media.Komunikasi adalah suatu aspek kehidupan manusia yang paling mendasar, penting, dan kompleks. Kehidupan sehari-hari kita sangat dipengaruhi oleh komunikasi kita sendiri dengan orang lain, bahkan oleh pesan yang berasal dari orang yang kita tidak tahu (we can not not communication).Karena ke-kompleks-an komunikasi, maka Little John mengatakan, komunikasi adalah sesuatu yang sulit untuk didefinisikan. Sementara itu, menurut ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia, komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain, agar terjadi saling mempengaruhi di antara keduanya.Kota, menurut definisi universal, adalah sebuah area urban yang berbeda dari desa ataupun kampung berdasarkan ukurannya, kepadatan penduduk, kepentingan, atau status hukum.Dalam konteks administrasi pemerintahan di Indonesia, kota adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia setelah provinsi, yang dipimpin oleh seorang walikota. Selain kota, pembagian wilayah administratif setelah provinsi adalah kabupaten. Secara umum, baik kabupaten dan kota memiliki wewenang yang sama. Kabupaten bukanlah bawahan dari provinsi, karena itu bupati atau walikota tidak bertanggung jawab kepada gubernur. Kabupaten maupun kota merupakan daerah otonom yang diberi wewenang mengatur dan mengurus urusan pemerintahannya sendiri.Dalam makalah ini penulis akan membahas tentang komunikasi masyarakat perkotaan. Untuk terlebih dahulu kita harus mengetahui definisi dari masyarakat itu sendiri. Berikut ini beberapa definisi masyarakat yang dikemukakan oleh para sarjana :R. Linton : Seorang ahli antropologi mengemukakan, bahwa masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan telah bekerja sama, sehingga mereka ini dapat mengorganisasikan dirinya berpikir tentang dirinya dalam satu kesatuan social dengan batas-batas tertentu.M.J. Herskovits : Mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok individu yang diorgaisasikan dan mengikuti satu cara hidup tertentu.J.L. Gillin dan J.P. Gillin : Mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap dan perasaan persatuan yang sama. Masyarakat itu meliputi pengelompokan-pengelompokan yang lebih kecil.S.R. Steinmezt : seorang sosiolog bangsa Belanda mengatakan, bahwa masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar, yang meliputi pengelompokan-pengelompokan manusia yang lebih kecil, yang mempunyai perhubungan yang erat dan teratur.Hasan Shadily : mendifinisikan masyarakat adalah golongan besar atau kecil dari beberapa manusia, yang dengan atau sendirinya bertalian secara golongan dan mempunyai pengaruh kebatinan satu sama lain.Masyarakat harus mempunyai syarat-syarat sebagai berikut :Harus ada pengumpulan manusia, dan harus banyak, bukan pengumpulan binatang.Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama di suatu daerah tertentuAdanya aturan-aturan atau undang-undang yang mengatur mereka untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama.Masyarakat perkotaan sering disebut juga urban community. Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat-sifat kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan.Perhatian khusus masayarakat kota tidak terbatas pada aspek-aspek seperti pakaian, makanan dan perumahaan, tetapi mempunyai perhatian lebih luas lagi. Oaring-oarang kota sudah memandang penggunaan kebutuhan hidup, artinya tidak hanya sekadarnya atau apa adanya. Hal ini disebabkan oleh karena pandangan warga kota sekitarnya. Kalau menghidangkan makanan misalnya, yang diutamakan adalah bahwa makanan yang dihidangkan tersebut memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan social yang tinggi. Bila ada tamu misalnya, diusahakan dihidangkan makanan-makanan yang ada dalam kaleng. Pada orang-orang desa ada kesan, bahwa mereka masak makanan itu sendiri tanpa mempedulikan apakah tamu-tamunya suka atau tidak. Pada orang kota, makanan yang dihidangkan harus kelihatan mewah dan terhormat. Disini terlihat perbedaan penilaian. Oaring desa memandang makanan sebagai alat memenuhi kebutuhan biologis, sedabgkan pada orang kota, makanan sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan social. Demikian pula masalah pakaian, untuk orang kota memandang pakaianpun sebagai alat kebutuhan sosisl. Bahkan pakaian yang dipakai merupakan perwujudan dari kedudukan social si pemakai.Ada beberapa cirri yang menonjol pada masyarakat kota yaitu, yaitu :Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa. Kegiatan-kegiatan keagamaan hanya tampak di tempat-tempat peribadatan, seperti : di masjid, gereja. Sedangakan di luar itu, kehidupan masyarakat berada dalam lingkungan ekonomi, perdagangan. Cara kehidupan demikian mempunyai kecenderungan ke arah keduniawian, bila dibandingakan dengan kehidupan warga masyarakat desa yang cenderung ke arah keagamaan.orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang-orang lain. Yang terpenting sisini adalah manusia perorangan atau individu. Di kota-kota kehidupan keluarga sering sukar untuk disatukan, sebab perbedaan kepentingan, paham politik, perbedaan agama, dan sebagainya.Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata. Misalnya seorang pegawai negeri lebih banyak bergaul dengan rekan-rekannya dari pada tukang-tukang becak, tukang kelontong atau pedagang kaki lima lainnya. Seorang sarjana ekonomi akan lebih banyak bergaul dengan rekannya dengan latar belakang pendidikan dengan ilmu ekonomi dari pada dengan sarjana-sarjana ilmu politik, sejarah, atau yang lainnya. Begitu pula dalam lingkungan mahasiswa mereka lebih senang bergaul dengan sesamanya dari pada dengan mahasiswa yang lebih tinggi atau rendah tingkatannya.Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota dari pada warga desa. Pekerjaan para warga desa lebih bersifat seragam, terutama dalam bidang bertani. Oleh karena itu pada masyarakat desa tidak banyak dijumpai pembagian kerja berdasarkan keahlian. Lain halnya di kota, pembagian kerja sudah meluas, sudah ada macam-macam kegiatan industri, sehingga tidak hanya terbatas pada satu sector pekerjaan. Singkatnya, di kota banyak jenis-jenis pekerjaan yang dapat dikerjakan oleh warga-warga kota, mulai dari pekerjaan yang sederhana sampai pada yang bersifat teknologi.Jalan pikiran rasional yang pada umumnya dianut masyarakat perkotaan, menyebabkan bahwa interaksi-interaksi yang terjadi lebih didasarkan pada factor kepentingan dari pada factor pribadi.Jalan kehidupan yang cepat di kota-kota mengakibatkan pentingnya factor waktu bagi warga kota, sehingga pembagian waktu yang teliti sangat penting untuk dapat mengejar kebutuhan-kebutuhan seorang individu.Perubahan-perubahan social tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota-kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh-pengaruh dari luar. Hal ini sering menimbulkan pertentangan antara golongan muda. Olae karena itu golongan muda yang belum sepenuhnya terwujud kepribadiannya, lebih senang mengikuti pola-pola baru dalam kehidupannya.Ada beberapa ciri yang dapat dipergunakan sebagai petunjuk untuk membedakan antara desa dan kota. Cirri- cirri tersebut antara lain :Jumlah dan kepadatan pendudukLingkungan hidupMata pencarianCorak kehidupan socialStratifikasi socialMobilitas socialPola interaksi socialSolidaritas sosialKedudukan dalam hierarki system administrasi nasional.Kota merupakan pusat kegiatan sector ekonomi sekunder yang meliputi bidang industri, disamping sector ekonomi tersier yaitu bidang pelayanan jasa. Kegiatan di perkotaan adalah mengolah bahan-bahan mentah yang berasal dari desa menjadi bahan-bahan setengah jadi atau mengolahnya sehingga berwujud bahan jadi yang dapat segera di konsumsikan. Di kota tersedia berbagai macam barang yang jumlahnya melimpah. Bahkan tempat penjualannya pun beragam.Corak kehidupan social di kota sangat heterogen, karena di sana saling bertemu berbagai suku bangsa, agama, kelompok dan masing-masing memiliki kepentingan yang berlainan. Beraneka ragamnya corak kegiatan di bidang ekonomi berakibat bahwa system pelapisan social ( stratifikasi social ) di kota jauh lebih kompleks.Mobilitas social di kota jauh lebih besar daripada di desa. Di kota seseorang memiliki kesempatan lebih besar untuk mengalami mobilitas social, baik vertical yaitu perpindahan kedudukan yang lebih tinggi atau lebih rendah, maupun horizontal yaitu perpindahan ke pekerjaan lain yang setingkat.Untuk menunjang aktivitas warganyaserta untuk memberikan suasana aman, tenteram dan nyaman pada warganya, kota dihadapkan pada keharusan menyediakan berbagai fasilitas kehidupan dan keharusan untuk menghadapi berbagai masalah yang timbul sebagai akibat aktivitas warganya.dengan kata lain kota harus berkembang.Perkembangan kota merupakan manifestasi dari pola kehidupan social, ekonomi, kebudayaan dan politik. Kesemuanya ini akan di cerminkan dalam komponen-komponen yang membentuk struktur kota tersebut. Jumlah dan kualitas komponen suatu kota sangat ditentukan oleh tingkat perkembangan dan pertumbuhan kota tersebut. Secara umum dapat di kenal bahwa suatu lingkungan perkotaan, mengandung lima unsure yang meliputi :1. WismaUnsur ini merupakan bagian ruang kota yang di pergunakan untuk tempat berlindung terhadap alam sekelilingnya, serta untuk melangsungkan kegiatan-kegiatan social dan dalam keluarga. Unsure wisma ini mengharapkan :· Dapat mengembangkan daerah perumahan penduduk yang sesuai pertambahan kebutuhan penduduk untuk masa mendatang· Memperbaiki keadaan lingkungan perumahan yang telah ada agar dapat mencapai standar mutu kehidupan yang layak, dan memberikan nilai-nilai lingkungan yang aman dan menyenangkan.2. KaryaUnsur ini merupakan syarat yang utama bagi eksistensi suatu kota, karena unsure ini merupakan jaminan bagi kehidupan bermasyarakat. Penyediaan lapangan kerja bagi suatu kota dapat dilakukan dengan cara menyediakan ruang misalnya bagi kegiatan perindustrian, perdagangn, pelabuhan, terminal, serta kegiatan-kegiatn kerja lainnya.3. MargaUnsure ini merupakan ruang perkotaan yang berfungsi untuk menyelenggarakan hubungan antara suatu tempat dengan tempat lainnya di dalam kota ( hubungan internal ), serta hubungan antara kota itu dengan kota atau daerah lainnya ( hubungan eksternal ). Di dalam unsure ini termasuk :· Usaha pengemabangan jaringan jalan dan fasilitas-fasilitasnya ( terminal, parker, dan lain-lain ) yang memungkinkan memberikan pelayanan seefisiean mungkin.· Pengemabangan jaringan telekomunikasi sebagai suatu bagian dari system transportasi dan komunikasi kota secara keseluruhan.4. SukaUnsure ini merupakan bagian dari perkantoran untuk memenuhi kebutuhan penduduk akan fasilitas-fasilitas hiburan, rekreasi, pertamanan, kebudayaan, dan kesenian.5. PenyempurnaanUnsure ini merupakan bagian yang penting bagi suatu kota tetapi belum secara tepat tercakup ke dalam keempat unsure di atas, termasuk fasilitas keagamaa, perkuburan kota, fasilitas pendidikan dan kesehatan, jaringan utilitas umum.Kelima unsure pokok ini merupakan pola pokok dari komponen-komponen perkotaan yang kuantitas dan kualitasnya kemudian dirinci di dalam perencanaan suatu kota tertentu sesuai dengn tuntutan kebutuhan yang spesifik untuk kota tersebut pada saat sekarang dan masa yang masa yang akan datangPemecahan masalah-masalah tersebut atau pencapaian persyaratan di atas, hendaknya di tuangkan da;lam suatu kebijaksanaan dasar yang di kaitkan dengan pengembangan wilayah dan interksi kota dan sekitarnya secara berimbang dan harmonis. Untuk itu semua, maka fungsi dan tugas aparatur Pemerintah Kota harus ditingkatkan :aparatur kota harus dapat menangani berbagai masalah yang timbul di kota. Untuk itu, maka pengetahuan tentang administrasi kota dan perencanaan kota harus dimilikinya.kelancaran dalam pelaksanaan pembangunan dan pengaturan tata kota harus di kerjakan dengan cepat dan tepat, agar tidak di susul dengan masalah lainnya.masalah keamanan kota harus dapat di tangani dengan baik sebab kalau tidak, aka kegelisahan penduduk akan menimbulkan masalah baru.dalam rangka pemekaran kota, harus di tingkatkan kerjasama yang baik antara para pemimpin di kota dengan para pimpinan di tingkat kabupaten, tapi uga bermanfaat bagi wilayah kabupaten di sekitarnya.Oleh karena itu maka kebijaksanaan perencanaan dalam mengembangkan kota harus dapat di lihat dalan kerangka pendekatan yang luas yaitu pendekatan regional. Rumusan pengembangan kota seperti itu tergambar dalam pendekatan penanganan masalah kota sebagai berikut :Menekan angka kelahiranmengalihkan pusat pembangunan pabrik ( industri ) pinggiran kotamembendung organisasimendirikan kota satelit dimana pembukaan usaha relative rendahmeningkatkan fungsi dan peranan kota-kota kecil atau desa-desa yang telah ada disekitar kota besartransmigrasi bagi keluarga yang miskin dan tidak mempunyai pekerjaan.Hubungan komunikasi masyarakat perkotaan lebih banyak menggunakan komunikasi massa karena masyarakat perkotaan mempunyai sifat individualisme yang tinggi. Artinya, masyarakat lebih mementingkan kepentingan pribadi dari pada kepentingan bersama dan masyarakat perkotaan cenderung sibuk jadi mereka kurang sosialisasi dengan orang lain.Proses komunikasi massa yang terjadi di perkotaan biasanya melalui media massa seperti surat kabar, radio dan televisi. Bahkan sejalan dengan perkembangan tingkat pendidikan, pengetahuan dan teknologi komunikasi penduduk perkotaan, masyarakat perkotaan sudah nulai menggunakan teknologi telepon genggam atau yang lebih dikenal dengan hand phone. Teknologi ini bisa membuat jarak yang jauh menjadi sangat dekat.Bahkan ada teknologi yang lebih canggih lagi dari teknologi hand phone yaitu internetDengan demikian proses komunikasi secara lisan akan cepat berubah apabila embaharuan cepat diterima oleh masyarakat perkotaan.Pada saat ini ada beberapa media yang sangat berpotensi dalam penyebaran informasi di perkotaan :1. Media cetak (surat kabar dan majalah)yaitu suatu media yang statis dan mengutamakan pesan-pesan visual yang terdiri dari lembaran dengan sejumlah kata, gambar, atau foto dalam tata warna dan halaman putih.2. TelevisiYaitu media elektronik yang bersifat audio dan visual.3. RadioYaitu media elektronik yang hanya bersifat audio saja4. InternetMerupakan jaringan media informasi global untuk umum berkecepatan tinggi, yang menghubungkan setiap PC dengan PC lain melalui modem.Manajemen operasinya diatur melalui Penyedia Jasa Internet (ISP) yang terhubung dengan International Internet Gateway, sehingga setiap individu dengan PC yang dilengkapi modem dapat berkomunikasi, bertukar informasi atau hanya sebatas mencari informasi keseluruh belahan dunia.Kota secara internal pada hakikatnya merupakan suatu organisme, yakni kesatuan integral dari tiga komponen, meliputi penduduk, kegiatan usaha dan wadah ruang fisiknya. Ketiganya saling berkait, pengaruh-mempengaruhi, oleh karenanya suatu pengembangan yang tidak seimbang antara ketiganya, akan menimbulkan kondisi kota yang tidak positif, antara lain semakin menurunnya kualitas hidup masyarakat kota. Dengan kata lain, suatu perkembangan kota harus mengarah pada penyesuaian lingkungan fisik ruang kota dengan perkembangan social dan kegiatan usaha masyarakat kota.Di pihak lain, kota juga mempunyai peran atau fungsi eksternal, yakni seberapa jauh fungsi dan peran kota tersebut dalam kerangka wilayah dan daerah-daerah yang dilingkupi dan melingkupinya, baik dalam skala regional maupun nasional. Dengan pengertian ini maka diharapkan bahwa suatu pengembangan kota tidak mengarah pada satu organ tersendiri yang terpisah dengan daerah sekitarnya, karena keduanya saling pengaruh-mempengaruhi.
.jpg)

.jpg)